HOME » BERITA » PREDIKSI PENJUALAN SEPEDA MOTOR SAAT PANDEMI COVID-19, TURUN 45 PERSEN

Prediksi Penjualan Sepeda Motor saat Pandemi COVID-19, Turun 45 Persen

Dibandingkan dengan tahun 2019, penjualan sepeda motor pada tahun 2020 diprediksi akan turun hingga 45 persen akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Jum'at, 12 Juni 2020 09:15 Editor : Dini Arining Tyas
Prediksi Penjualan Sepeda Motor saat Pandemi COVID-19, Turun 45 Persen
Penjualan sepeda motor tahun 2020 diprediksi anjlok (Otosia.com)

OTOSIA.COM - Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) merevisi target penjualan sepeda motor di Tanah Air. Akibat pandemi virus Corona (COVID-19), Ketua AISI, Johannes Loman memrediksi akan terjadi penurunan penjualan sepeda motor sepanjang tahun 2020.

"Secara total industri sepeda motor akan turun 40 sampai 45 persen. Secara angka sekitar 3,6 juta hingga 3,9 juta. Semoga kondisi segera membaik dan penjualan kembali mengalami peningkatan," ujarnya di Jakarta, disitat dari Liputan6.com.

Sepanjang tahun 2019, Loman mengaku total penjualan motor berhasil menyentuh angka 6,4 juta. Meski demikian, pihaknya berharap industri otomotif bisa kembali bangkit seiring penerepan New Normal.

"Pandemi Covid-19 begitu cepat datangnya dan begitu besar dampaknya. Awalnya kita tidak terpikir terjadi seperti ini, tapi kita harus tetap bergerak," ujarnya.

1 dari 1 Halaman

Prediksi Penjualan Sepeda Motor saat Pandemi COVID-19, Turun 45 Persen

Senada dengan hal tersebut, Direktur Marketing Astra Honda Motor, Thomas Wijaya mengaku pabrikan harus melakukan revisi target karena penurunan daya beli.

"Prediksi awal kita 4,6 juta hingga 4,8 juta. Cuma kita koreksi menjadi 2,8 juta hingga 3 juta. Kita melihat pasar yang ada saat ini," tuturnya.

BERI KOMENTAR