HOME » BERITA » PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MELAKUKAN KUNJUNGAN KE GIIAS 2021

Presiden Republik Indonesia Melakukan Kunjungan ke GIIAS 2021

Pada hari ke-tujuh GIIAS 2021, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke pameran GIIAS 2021.

Rabu, 17 November 2021 17:20 Editor : Arendra Pranayaditya
Presiden Republik Indonesia Melakukan Kunjungan ke GIIAS 2021
Presiden Republik Indonesia menghadiri GIIAS 2021 (Seven Event)

OTOSIA.COM - GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Di hari ke-tujuh, Rabu 17 November 2021, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke pameran GIIAS 2021. Presiden Republik Indonesia melihat-lihat suasana dan berbagai macam kendaraan yang dipamerkan pada ajang ajang otomotif berskala internasional itu.

Presiden Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung; Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang; Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi; Ketua Penyelenggara GIIAS, Rizwan Alamsjah; Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar; dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, H.E Kenji Kanasugi, Presiden Republik Indonesia saat melakukan kunjungan.

Presiden Republik Indonesia menyampaikan bahwa sektor otomotif merupakan salah satu industri yang yang memiliki pengaruh terhadap industri pendukung lainnya.

1 dari 1 Halaman

"Pemerintah tahu, bahwa industri otomotif ini membawa gerbong yang tidak sedikit untuk UMKM-UMKM yang menyuplai komponen-komponen yang ada," ujar Presiden Republik Indonesia.

Untuk mengatasi efek pandemi COVID-19, Presiden mengatakan bahwa kebijakan pemerintah mengenai relaksasi PPnBM cukup mendongkrak penjualan dan mendongkrak produksi dari industri otomotif kita.

"Pemerintah membuat kebijakan untuk sementara relaksasi dengan PPNBM yang diberikan. Dan ini, kita lihat, sangat mendongkrak penjualan, mendongkrak produksi dari industri otomotif kita. Terakhir, angka yang saya dapatkan, ada kenaikan kurang lebih 60 persen. Ini sangat baik untuk memberikan dorongan pada pemulihan ekonomi," tutup Presiden Republik Indonesia.

 

BERI KOMENTAR