HOME » BERITA » PRIA INI SEWA RATUSAN MOBIL LALU MENJUALNYA, 200 UNIT LAKU RP8,7 MILIAR

Pria Ini Sewa Ratusan Mobil Lalu Menjualnya, 200 Unit Laku Rp8,7 Miliar

Seorang pria di India nekat menjual 264 mobil sewaan

Selasa, 06 Juli 2021 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Pria Ini Sewa Ratusan Mobil Lalu Menjualnya, 200 Unit Laku Rp8,7 Miliar
Pria penjual mobil sewaan (Cartoq)

OTOSIA.COM - Modus menyewa mobil lalu menjualnya marak terjadi di Indonesia. Rupanya modus penggelapan seperti ini juga terjadi di India. Bahkan baru-baru ini seorang pria berhasil mencuri 264 mobil.

Melansir Cartoq, polisi di negara tersebut berhasil menemukan 200 mobil senilai RS4,5 crore atau setara Rp8,7 miliar (Kurs RS1=Rp194). Ratusan kendaraan tersebut dijual oleh orang yang menyewanya sebagai taksi.

1 dari 5 Halaman

Departemen kepolisian setempat bekerja keras untuk mengembalikan mobil-mobil tersebut ke pemilik aslinya dalam waktu kurang dari sebulan.

Selain itu, sebenarnya polisi sudah menangkap pelaku bernama Ketul Parmar dari Botad pada 7 Juni lalu. Ia ditangkap setelah polisi menerima laporan atas pencurian mobil olehnya. Setelah ditangkap, polisi menginterogasi dan mengidentifikasi orang-orang yang membelli mobil curian Ketul Parmar.

2 dari 5 Halaman

Diketahui bahwa Ketul Parmar tak menjual mobil curiannya di satu area. Agar tak dicurigai, ia menjualnya di berbagai tempat, yakni Gujarat dan Maharashtra. Ketul Parmar mematok setengah harga dari harga normal, alhasil banyak orang yang membeli mobil curiannya.

Polisi kini telah berhasil mengembalikan 22 mobil ke pemiliknya. Lebih dari 60 laporan yang masih menunggu di pengadilan. Ketika pengadilan telah memutuskan, maka akan lebih banyak mobil yang dikirim ke pemiliknya.

3 dari 5 Halaman

Amar Patel, seorang warga Bhathena telah mengajukan pengaduan atas tindak kriminal ini pada 5 Juni lalu. Sementara itu, aksi penggelapan mobil ini telah terjadi sejak September 2020 lalu. Polisi mendakwa Ketul Parmar dengan berbagai tuntutan, seperti pelanggaran kepercayaan, kecurangan, dan pemalsuan dokumen.

Penggelapan mobil ini terkuak setelah Patel dan pelaku terlibat bisnis bersama. Ketul Parmar mengaku mendapatkan kontrak untuk memasok mobil sewaan ke perusahaan tenaga surya. Percaya akan hal itu, Patel pun memberi mobil selama 10 hari masa percobaan dan Parmar pun membayar sewanya.

4 dari 5 Halaman

Setelah transaksi, Patel semakin berani memberikan mobil yang lebih banyak. Bahkan teman Patel yang berada di bisang usaha yang sama turut memberikan mobil kepada Parmar.

Untuk bisa menjebak para korbannya, Parmar menawarkan sewa yang tinggi sebesar RS20.000 atau Rp3,8 juta per bulan untuk setiap mobil selama masa pandemi. Karena itulah banyak orang yang terjebak atas penipuan ini.

5 dari 5 Halaman

Kini polisi masih mencari tersangka lainnya, seperti Gopal Jograna, Kalu Bhuva Bharwad, Viram Gagji, Bhola Sindhav, Vijay Chisla, Amit Satiya, Firoz alias Hukum Shaikh, Ishwar Chosla Malaikiya, dan Sanjay Bharvad. Terdakwa mengambil registrasi RTO dan surat-surat asuransi asli dari pemilik kemudian menjualnya.

BERI KOMENTAR