HOME » BERITA » PRODUSEN MOBIL DAN MOTOR SIAP MEMPRODUKSI VENTILATOR UNTUK PASIEN CORONA

Produsen Mobil dan Motor Siap Memproduksi Ventilator untuk Pasien Corona

Anggota Gaikindo dan AISI menyatakan siap memproduksi ventilator yang dibutuhkan pasien corona

Senin, 06 April 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Produsen Mobil dan Motor Siap Memproduksi Ventilator untuk Pasien Corona
Produsen otomotif menyatakan siap memproduksi ventilator (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diminta untuk memproduksi alat bantu pernapasan atau ventilator yang dibutuhkan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika di Jakarta, Minggu (5/4).

Saat ini rumah sakit rujukan COVID-19 membutuhkan banyak ventilator seiring dengan bertambahnya penderita penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru tersebut. Sejauh ini sudah ada industri otomotif yang siap memenuhi permintaan pemerintah tersebut.

Ventilator dibutuhkan oleh pasien untuk menghindari terjadinya gagal nafas yang diakibatkan virus corona.

"Sesuai arahan Bapak Menteri Perindustrian, kami telah meminta pelaku industri otomotif melalui Gaikindo, agar beberapa anggotanya dapat memproduksi ventilator. Semoga produksi ventilator nantinya bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja sektor otomotif di tengah kondisi sulit sekarang," kata Putu Juli Ardika.

Menurutnya produsen otomotif tersebut sedang menindaklanjuti kerja sama dengan industri komponen untuk melakukan reverse engineering dalam pengembangan prototipe ventilator.

1 dari 1 Halaman

"Perusahaan itu juga telah mengidentifikasikan ada beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator," terangnya.

Sementara ini merespon permintaan pemerintah, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menyatakan, pihaknya meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten terkait pembuatan ventilator.

"Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator," ujarnya.

Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blueprint terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini agar dapat digunakan memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier.

"Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan," ujarnya.
DUkungan juga datang dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).

Anggota AISI mengaku siap memproduksi memproduksi ventilator yang dibutuhkan. Hanya saja, Ketua Bidang Komersial AIS, Sigit Kumala, mengatakan, AISI yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail sebelum melakukan produksi massal ventilator.

Seperti diketahui Amerika Serikat dan Inggris sudah mengerahkan kemampuan industri otomotifnya untuk membantu produksi ventilator yang ketersediannya terbatas guna memenuhi kebutuhan bagi pasien COVID-19.

BERI KOMENTAR