HOME » BERITA » PSBB DKI JAKARTA DIPERPANJANG, BENGKEL KEMBALI GETOL BUKA SERVIS KUNJUNG

PSBB DKI Jakarta Diperpanjang, Bengkel Kembali Getol Buka Servis Kunjung

Perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta hingga 8 November mendorong bengkel untuk getol memberikan layanan servis kunjung.

Kamis, 15 Oktober 2020 19:15 Editor : Nazarudin Ray
Masa PSBB layanan servis kunjung meningkat (Istimewa)

OTOSIA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 8 November mendatang untuk menekan penyebaran pandemi di Ibukota dan sekitarnya.

Akibatnya sejumlah sektor ekonomi masih harus membatasi ruang geraknya dalam menjalankan bisnis, sehingga dapat meminimalisir mobilisasi masyarakat yang dapat memicu keramaian.

Situasi tersebut juga membuat sebagian pemilik mobil menjadi terbatas ketika ingin melakukan servis kendaraan. Namun janga khawatir, masih ada bengkel yang memberikan pelayanan servis kunjung.

PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) bekerja sama dengan Brum memberikan layanan servis di rumah. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan pemilik mobil di Jabodetabek untuk merawat kendaraannya tanpa harus khawatir untuk keluar rumah. Pemilik mobil dapat mengatur jadwal servis dan menggali informasi di situs resmi EMLI.

"Kami harap layanan ini mampu memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin tetap menjaga dan merawat kendaraannya selama pandemi dan masa PSBB ini berlangsung, tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan selama proses servis di rumah dilakukan," kata Eben Tambunan selaku Mobil Lubricants General Manager.

Layanan ini masih dapat terus dinikmati masyarakat Jabodetabek hingga akhir tahun 2020, dengan menawarkan 2 paket layanan, yaitu paket ganti oli dan juga paket komplit (tune up dan ganti oli) dengan harga yang menarik.

"Mekanik tersertifikasi dan berpengalaman membuat kami percaya mampu memberikan edukasi terbaik untuk pengguna jasa Brum Indonesia. Termasuk di dalamnya edukasi dari mekanik kami tentang jenis pelumas rekomendasi yang memang kadang menjadi dilema untuk konsumen," kata Bagus Mahadityo, CEO Brum Indonesia.

(kpl/nzr)

BERI KOMENTAR