HOME » BERITA » PSBB DKI JAKARTA DITERAPKAN BESOK, GANJIL GENAP DITIADAKAN DAN OJOL BOLEH ANGKUT PENUMPANG

PSBB DKI Jakarta Diterapkan Besok, Ganjil Genap Ditiadakan dan Ojol Boleh Angkut Penumpang

PSBB ketat di DKI Jakarta mulai diterapkan besok, Senin (14/9/2020). Ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi pada sektor mobilitas penduduk.

Minggu, 13 September 2020 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
PSBB DKI Jakarta Diterapkan Besok, Ganjil Genap Ditiadakan dan Ojol Boleh Angkut Penumpang
Ilustrasi ojek online (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta secara ketat akan diterapkan mulai besok, Senin (14/9/2020). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan pemberlakukan PSBB ketat ini lantaran angka kasus COVID-19 di Ibu Kota yang mulai mengkhawatirkan.

PSBB ketat yang berlaku mulai besok diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2020 tentang Perubahan Pergub Nomor 33 tahun 2020. Bersamaan dengan penerapan tersebut ada beberapa hal yang diatur lebih ketat dan meneruskan aturan yang sudah ada saat ini.

1 dari 2 Halaman

Ketentuan Kendaraan Pribadi

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan membatasi frekuensi layanan dan armada transportasi. Termasuk kereta api dan kapal laut pengangkut penumpang.

"Jumlah penumpang per kendaraan akan dibatasi. Detilnya nanti ada di SK Dishub," lanjutnya.

Sedangkan untuk penggunaan kendaraan pribadi hanya diizinkan terisi 2 penumpang setiap baris kursi. Hal ini dikecualikan jika penumpang merupakan satu keluarga.

"Kecuali bila kendaraan pribadi mengangkut keluarga yang berdomisili satu rumah. Bila tidak maka harus mengikuti ketentuan," terangnya.

 

2 dari 2 Halaman

Ganjil Genap dan Ojol

PSBB DKI Jakarta Diterapkan Besok, Ganjil Genap Ditiadakan dan Ojol Boleh Angkut PenumpangGanjil Genap dan Ojol

Seperti soal mobilitas penduduk yang dikurangi. "kapasitas maksimal kendaraan umum 50 persen, meneruskan aturan yang ada sekarang," jelas Anies dalam konferensi pers, Minggu (13/9/2020).

Terkait kebijakan ganjil genap juga akan ditiadakan selama PSBB ketat DKI Jakarta diterapkan selama dua pekan ke depan, mulai 14 September 2020. Sedangkan angkutan umum berbasis aplikasi sedikit mendapat kelonggaran dibandingkan dengan PSBB awal mula pandemi.

"Motor berbasis aplikasi (ojek online, red) bileh mengangkut barang dan penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Nanti detilnya diatur dalam SK Kepala Dinas Perhubungan," ungkap Anies.

BERI KOMENTAR