HOME » BERITA » PUNYA MOBIL HYBRID, PERAWATANNYA MAHAL NGGAK YA?

Punya Mobil Hybrid, Perawatannya Mahal Nggak Ya?

Dibalik keunggulan mobil hybrid, masih ada orang yang ragu untuk memiliki kendaraan jenis ini. Salah satunya karena perawatan mobil ini yang dikira lebih mahal daripada perawatan mobil konvensional. Benarkah lebih mahal?

Minggu, 22 April 2018 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto ilustras by Nissan Indonesia

OTOSIA.COM - Saat ini tak susah untuk menemui mobil hybrid. Dengan segala kelebihannya, mobil hybrid sepertinya banyak yang melirik, terlebih di daerah perkotaan.

Teknologi yang mumpuni adalah salah satu keunggulan dari mobil hybrid jika dibandingkan dengan mobil konvensional. Selain itu, mobil hybrid juga lebih ramah lingkungan karena menggunakan dua sumber tenaga, yakni tenaga mesin konvensional dan tenaga listrik sebagai penggerak.

Dibalik keunggulan ini, masih ada orang yang ragu untuk memiliki kendaraan jenis ini. Salah satunya karena perawatan mobil ini yang dikira lebih mahal daripada perawatan mobil konvensional.

Benarkah lebih mahal? Dikutip dari situs resmi Nissan, sebenarnya perawatan dari mobil hybrid tidak jauh berbeda dengan mobil konvensional. Bahkan, pada beberapa kasus, perawatan mobil hybrid jauh lebih murah dari perawatan mobil konvensional.

Hal ini dikarenakan sistem kerja mobil hybrid yang menggunakan dua penggerak, listrik dan mesin. Dengan begini, maka kerja mesin dari mobil hybrid jauh lebih ringan jika dibanding mobil konvensional yang mengandalkan tenaga dari satu mesin penggerak saja.

Masih sama dengan mobil konvensional, perawatan moil hybrid harus dilakukan setelah mobil menempuh perjalanan sesuai petunjuk yang ada di buku panduan. Meskipun kinerja dari mesin mobil hybrid lebih ringan, namun perawatan berkala tetap harus diperhatikan bagi setiap pemilik mobil hybrid. Perawatan seperti ganti oli, ganti air radiator, dan pengecekan kondisi aki tetap harus menjadi prioritas utama.

Mobil hybrid memerlukan biaya perawatan yang cukup besar hanya saat mengalami masalah atau kerusakan yang cukup berat. Saat baterai mulai bermasalah adalah salah satu waktu yang akan membuat otolovers harus merogoh kocek cukup dalam. Namun, usia penggunaan dari baterai sendiri cukup lama. Bahkan bisa mencapai bertahun-tahun sejak pertama kali mobil digunakan mengaspal di jalanan.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR