HOME » BERITA » RAFID TOPAN BERTEKAD TERUS RAIH POIN

Rafid Topan Bertekad Terus Raih Poin

Kamis, 28 Februari 2013 13:50

Rafid Topan Bertekad Terus Raih Poin
Rafid Topan Bersama Team (By Nazar Ray)
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Pembalap Indonesia Rafid Topan bertekad tampil konsisten meraih poin, setidaknya masuk finish di kejuaraan dunia Moto2 musim balap 2013. Bersama Doni Tata, Topan adalah pembalap Indonesia yang ikut dia ajang balap motor tingkat dunia, satu kelas dibawah MotoGP.

Mendapat dukungan penuh Evalube, Topan akan membesut motor Honda berkapasitas 600cc dengan sasis yang berbeda. Di Moto2, pembalap berusia 18 tahun ini tergabung bersama tim Qatar Management Motorcycle Federation (QMMF) untuk mengikuti satu musim penuh Moto2 yang akan digelar sebanyak 18 seri. Rafid Topan mendapatkan rekan setim pembalap dunia Anthony West.

“Terima kasih sudah disupport (Evalube) tampil di tingkat dunia. Saya coba bawa harum nama Indonesia. Dari hasil tes di Jerez dan valencia, saya tidak mau pasang target yang terlalu jauh, saya coba konstan dulu. Waktu tes saya bersyukur berada di tengah-tengah dari 34 pembalap. Catatan waktu saya sedikit di bawah Anthony West. Dia (West) 11, saya ke-12,” ujar Topan.

Keikutsertaan Topan tidak terlepas dari prestasi yang ditorehnya di kejuaran nasional maupun Asia. Atas prestasinya itu, duta Evalube ini kemudian dilirik QMMF. Tim asal Qatar ini tertarik meminang Topan setelah ia beberapa kali tampil di gemilang saat kejuaraan Asia digelar di sirkuit Losail Qatar.

“Dari pembalap Asia yang ada, tim dari Qatar ini sangat tertarik dengan bakat-bakat pembalap dari Indonesia setelah melihat seringnya pembalap-pembalap Indonesia mencapai prestasi bagus di Losail. Dari sekian pembalap Indonesia, kemudian Rafid Topan yang dipilih untuk masuk dalam tim di Moto2. Ini merupakan kebanggan bagi kita karena tidak semua negara Asia dipilih,” ungkap Sadikin Aksa, Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat.

Sadikin menyatakan, IMI akan terus mendukung langkah Topan tampil di tingkat dunia. IMI berharap Topan tampil konsisten untuk menapak jejak yang lebih tinggi lagi, yakni MotoGP. “Usianya masih sangat muda, ada harapan di usia 22-25 ia bisa ikut di MotoGP,” tukasnya.

“Sebenarnya tim Qatar sendiri menanyakan pembalap-pembalap muda Indonesia berbakat lainnya. Mereka tertarik untuk mengikutkan di level kejuaraan di bawahnya, di Moto3. Nanti selain Topan, IMI mencoba mencari bakat-bakat baru Indonesia untuk ikut di Moto3,” tambah Sadikin.

Diharapkan lebih banyak muncul pembalap indonesia lain yang dapat meraih prestasi dunia. (kpl/nz/rd)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-5-3
detail

BERITA POPULER