HOME » BERITA » RAGAM HUKUMAN BERKENDARA DALAM KONDISI MABUK, DICAMBUK HINGGA JALAN KAKI 32 KM

Ragam Hukuman Berkendara dalam Kondisi Mabuk, Dicambuk hingga Jalan Kaki 32 Km

Berkendara dalam kondisi mabuk alkohol bisa berakibat fatal, karena si pengendara bisa saja tak fokus. Selain denda dan penjara, rupanya di beberapa negara menerapkan hukuman lain.

Selasa, 07 Mei 2019 19:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ragam Hukuman Berkendara dalam Kondisi Mabuk, Dicambuk hingga Jalan Kaki 32 Km
Ilustrasi (Zing)

OTOSIA.COM - Walau mungkin suatu neara mengizinkan warganya menenggak alkohol, tapi menyetir dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol tidak dibenarkan. Di negara manapun.

Maka itu jangan pernah sekalipun nekat menyetir masih dalam kondisi mabuk ya Otolovers. Jika di Indonesia pengemudi bisa dipenjara dan didenda, ternyata di negara lain hukumannya tak semudah itu.

Ilustrasi berkendara (Zing)

Melansir Zing, di Turki, pengendara yang mabuk akan dihukum berjalan kaki sejauh 32 kilometer dan diawasi polisi. Meski bukan hukuman resmi, tapi ini adalah ide memberikan efek jera.

Sedangkan di Uni Emirat Arab, pengemudi mabuk akan dipenjara beberapa bulan. Sebelumnya, pengemudi itu akan dicambuk sebanyak 80 kali di punggung, lengan, dan kaki. Hukuman serupa juga berlaku di Suriah, Singapura, dan Sudan.

Lalu di Malaysia, jika diketahui ada orang lalin di dalam mobil, maka orang tersebut juga akan dijatuhi hukuman. Sekalipun orang lain tersebut sedang tak di bawah pengaruh alkohol.

1 dari 1 Halaman

Foto Dipampang di Koran

Ragam Hukuman Berkendara dalam Kondisi Mabuk, Dicambuk hingga Jalan Kaki 32 KmFoto Dipampang di Koran

Jika nekat berkendara dalam kondisi mabuk di Australia, siap-siap kamu akan menjadi sedikit terkenal. Karena foto pengemudi yang mabuk itu akan dipampang di surat kabar dan tentu mendapatkan penghinaan dari komunitas. Selain itu, jangan abaikan ukuman denda dan penjara.  

Sementara di Kosta Rika, El Savador, dan Perancis, polisi tak segan menyita kendaraanmuu. Semakin parah tingkat pengaruh alkohol semakin lama waktu sitanya. Bahkan pemerintah bisa saja melelang mobil dan memasukkan uangnya ke anggaran negara. 

Contoh hukuman di media Australia (Zing)

Jangankan ketahuan mabuk, menolak tes alkohol saja bisa membuat pengendara di Rusia dipenjara 15 hari. Nah, jika ketahuan, maka kamu akan dilarang mengemudi dan mobilmu jelas disita. 

Hukuman cukup mencengangkan bagi pengemudi mabuk di Swedia. Hukumannya akan disesuaikan dengna saldo di rekening pelanggar. Artinya, jika saldo rekeningmu sednag banyak maka dendanya juga akan semakin besar. SIM juga akan disita 3 tahun. 

Tapi di Polandia, hukumannya tak terlalu ekstrem seperti negara-negara lain. Di negara bersalju itu pengemudi yang mabuk akan disuruh mengikuti kursus politik selama satu tahun. Paling parah, hak politiknya akan dicabut 3 hingga 5 tahun. 

 

BERI KOMENTAR