HOME » BERITA » RAMAH KANTONG, BIAYA MOBIL LISTRIK DFSK GELORA E CUMA RP42 RIBU PER 300 KILOMETER

Ramah Kantong, Biaya Mobil Listrik DFSK Gelora E Cuma Rp42 Ribu per 300 Kilometer

Mobil listrik niaga ringan DFSK Gelora E cocok dijadikan mobil usaha. Mobil listrik ini disebut memiliki biaya yang ramah kantong.

Sabtu, 17 April 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ramah Kantong, Biaya Mobil Listrik DFSK Gelora E Cuma Rp42 Ribu per 300 Kilometer
DFSK Gelora E (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - DFSK memboyong mobil listrik ke Indonesia. DFSK Gelora E menjadi mobil listrik niaga ringan pertama yang dipasarkan di Tanah Air. Mobil ini resmi diluncurkan pada pameran IIMS Hybrid 2021, Kamis (15/4/2021) kemarin.

Selama pameran tersebut, DFSK Gelora E model minibus dipasarkan dengan harga spesial pameran berkisar Rp 510-520 juta. Sementara model blind van mulai Rp 480-490 juta.

Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo Automobile, menjelaskan alasannya memasarkan lebih dulu mobil listrik segmen niaga ringan ketimbang mobil penumpang.

Pertimbangannya, sebagai mobil listrik niaga ringan, Gelora E menyasar sektor usaha terutama logistik, jasa pengiriman/kurir dengan menawarkan sejumlah benefit secara keuangan, sehingga benefitnya lebih dirasakan langsung.

1 dari 3 Halaman

Pertama, biaya operasionalnya sebagai mobil usaha murah. Kedua, karena menggunakan baterai dan tanpa ada mesin, biaya perawatan berkalanya juga lebih murah dibandingkan kendaran niaga ringan bermesin konvensional. Dan ketiga, mobil listrik mendapat sejumlah insentif dari pemerintah.

"Biaya daya listriknya hanya Rp 42 ribu untuk jarak tempuh 300 km. Karena tidak ada mesin dan hanya baterai, biaya perawatannya juga lebih hemat 30 persen dibandingkan mobil niaga ringan bermesin konvensional," ujar Wang di arena DFSK IIMS HYbrid 2021, kemarin.

DFSK juga menawarkan pembangunan stasiun pengisian daya baterai Gelora E di depo atau pool perusahaan logistik sehingga perusahaan tidak kesulitan untuk mencatu daya baterainya.

"Kami menyasar perusahaan logistik termasuk jasa pengiriman/kurir karena mereka menggunakan kendaraan operasioan dengan rute yang pasti sehingga Gelora E cocok sebagai mobil operasional usahanya. Dengan jarak tempu baterai 300 km, mobil ini cocok untuk operasional harian perusahaan kurir ini," katanya.

2 dari 3 Halaman

DFSK Gelora E 100 persen ditenagai oleh listrik dari baterai berkapsistas 42 kWh. Untuk pengisian dari 0 persen hingga 100 persen membutuhkan waktu 2,5 jam. Namun, sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80 persen hanya butuh waktu 80 menit.

Jarak tempuh berkendara hingga 300 km berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220 V 16A. Sebagai kendaraan komersial, DFSK Gelora E memiliki torsi maksimum 200 Nm.

Menurut klaim DFSK, Gelora E sebagai kendaraan ramah lingkungan memiliki biaya energi yang murah, yakni Rp 200 per kilometer. Sehingga konsumen DFSK Gelora E akan mendapatkan biaya operasional ekonomis, hanya 30 persen dibandingkan kendaraan komersial konvensional. Sehingga memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.

 

3 dari 3 Halaman

Baterai Standar IP67

Soal baterai di DFSK Gelora E, sudah mendapat standar IP67. Artinya baterai ini tahan debu dan air, selain memiliki perlindungan isolasi, tegangan tinggi, dan sistem perlindungan baterai ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrem. Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang sehingga dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

DFSK Gelora series memiliki dimensi 4.500 mm x 1.680 x 2.000 dengan dukungan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang mantap. Untuk model minibus, DFSK Gelora memiliki pengaturan 7 tempat duduk penumpang. Sedangkan untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic) sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan logistik.

Untuk menarik perhatian pengunjung selama IIMS Hybrid 2021, seluruh konsumen yang melakukan SPK selama pameran berkesempatan untuk mendapatkan cicilan ringan untuk kendaraan komersial mulai Rp 3 jutaan, uang down payment (DP) mulai dari Rp 30 jutaan untuk DFSK Glory Series, juga undian lucky dip dengan hadiah utama berupa sepeda Brompton.

Penulis: Syakur Usman

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR