HOME » BERITA » RAMAI KONVERSI MESIN KE MOTOR LISTRIK, HONDA AKUI TAK TERGANGGU

Ramai Konversi Mesin ke Motor Listrik, Honda Akui Tak Terganggu

Honda justru menyebut konversi adalah alternatif untuk memiliki motor listrik.

Selasa, 19 Januari 2021 11:15 Editor : Cornelius Candra
Ramai Konversi Mesin ke Motor Listrik, Honda Akui Tak Terganggu
Honda PCX Electric (Honda)

OTOSIA.COM - Pemerintah Indonesia belum lama ini merilis regulasi terkait konversi motor bensin menjadi bertenaga listrik. Hal itu sebenarnya bertujuan untuk mempercepat tren kendaraan ramah lingkungan tersebut di Tanah Air.

Tapi, kendaraan yang sudah diubah menjadi motor listrik tetap harus melakoni uji tipe. Jelas, tujuannya ialah untuk memastikan bahwa hasil konversi layak jalan dan memiliki kualitas yang mumpuni.

Di sisi lain, konversi ini disebut-sebut bisa mengganggu penjualan motor baru. Tapi, Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) justru memandang hal tersebut sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memiliki motor listrik.

1 dari 1 Halaman

"Kami merasa itu bukan sebuah gangguan. Adanya modifikasi (konversi motor ) menjadi alternatif bagi konsumen yang ingi memiliki motor listrk," terang Thomas dalam sesi konferensi pers virtual beberapa waktu lalu.

Thomas pun tidak menangkal bahwa tren konversi ke motor listrik ini nantinya bisa meluas, terlebih di segmen motor matic entry-level. Hanya saja, harus ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya ialah proses konversi dan orang-orang di balik pengerjaannya.

"Seberapa jauh modifikasi motor ini secara fungsi, kegunaan, itu sesuai harapan konsumen. Selain itu, tentunya keselamatan dan keamanan. Infrastruktur juga harus disediakan, yang harus sesuai dengan motor listrik, sekalipun itu hasil konversi," pungkas Thomas.

BERI KOMENTAR