HOME » BERITA » RAMPAS TRUK, KOMPLOTAN DEBT COLLECTOR TAK BERKUTIK SAAT DITANGKAP POLISI BERBADAN BESAR

Rampas Truk, Komplotan Debt Collector Tak Berkutik saat Ditangkap Polisi Berbadan Besar

Tim Resmob Polres Minahasa berhasil menangkap komplotan debt collector

Rabu, 05 Mei 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Rampas Truk, Komplotan Debt Collector Tak Berkutik saat Ditangkap Polisi Berbadan Besar
Polisi Berbadan Besar Gulung Komplotan Debt Collector. Kanal YouTube Resmob Minahasa ©2021 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Pasangan suami-istri telah menjadi korban perampasan truk oleh 6 debt collector. Keduanya diturunkan paksa dari truknya di tengah jalan.

Suami-istri tadi pun melakukan pelaporan ke Mako Polres Minahasa, Sulawesi Selatan di tengah malam. Tim Resmob Polres Minahasa pun langsung bergerak. Polisi berbadan besar itu langsung mencari komplotan debt collector tersebut.

Mereka melacak keberadaan para pelaku berdasarkan ingatan korban akan wajah mereka. Simak ulasan selengkapnya.

1 dari 5 Halaman

Korban Dicegat dan Diturunkan Paksa saat Malam Hari

Kanal YouTube Resmob Minahasa ©2021 Merdeka.com

Korban yang langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya itu adalah merupakan pasangan suami istri. Peristiwa itu terjadi di Minahasa, Sulawesi Utara pada Maret 2021.

"Mobil Truk, Isuzu warna putih dam truk. Dulu pernah menunggak, tapi kata tante saya sudah selesai masalahnya. Mungkin masih ada yang kurang," kata pelapor dilansir dari kanal YouTube Resmob Minahasa.

"Tidak apa-apa, mudah-mudahan kita bertemu dengan mereka ya," ujar polisi yang mencoba menenangkan.

Diketahui, kedua korban bukanlah pemilik dari truk yang diambil paksa para debt collector. Mobil†truk itu mereka pinjam dari tantenya. Berdasarkan cerita dari sang tante, truk itu memang pernah menunggak satu bulan. Namun tunggakan itu sudah diselesaikan.

Saat para debt collector melakukan aksinya, korban sempat mengajak mereka berdialog di kantor polisi. Namun mereka menolak dan langsung tancap gas sembari membawa truk tersebut.

"Setahu kita kalau di jalan tidak bisa merampas sembarangan begitu. Kita sudah bicara baik-baik walaupun kita pergi ke Polres. Kita ajak bicarakan di Polres, tapi mereka langsung bawa mobilnya. Mereka tinggalkan kami begitu saja," pungkasnya.

2 dari 5 Halaman

Pelaku Pernah Ditangkap Polisi

Kanal YouTube Resmob Minahasa ©2021 Merdeka.com

Pelapor menceritakan kasus sejak awal kepada anggota Resmob. Ternyata saat korban menunjukkan foto salah seorang debt collector, sosoknya sudah tidak asing lagi bagi polisi. Pelaku sebelumnya juga sudah pernah ditangkap polisi.

"Kami perlihatkan foto karena sudah pernah kejadian [...] Ada Komandan di Polsek Remboken, coba lihat foto ini. Yang ini komandan pria ini," ujar pelapor.

"Saya kenal ini orang, oh ini Toby. Toby Remboken ini pak Kanit. Tersangkanya kenal, sepertinya Toby yang pernah kita tangkap. Kita sudah di Boulevard mengarah ke sana," ucap seorang aparat.

3 dari 5 Halaman

Polisi Gulung Para Pelaku, Ada yang Kabur Pakai Mobil

Kanal YouTube Resmob Minahasa ©2021 Merdeka.com

Tim Resmob Polres Minahasa segera menghubungi Polsek Remboken untuk mendapat informasi lebih mengenai pelaku. Pengejaran diperketat dan terus dilakukan. Rupanya dua orang pelaku sudah diamankan di sebuah polsek.

Petugas Resmob lantas menuju ke lokasi. Akhirnya diketahui pelaku berjumlah enam orang. Dua orang membawa truk rampasan, sementara empat orang lainnya ada di mobil†Xenia yang berada di jalan di depan Polsek.

Petugas pun mendatangi mobil Xenia tersebut. Namun pelaku langsung kabur tancap gas. Petugas sempat menembakan senjata api, tapi pelaku berhasil kabur.

Sementara dua orang pelaku lainnya yang berada di dalam Polsek dibawa keluar untuk dibawa tim Resmob.

"Bang bukan kita bang, bukan kita. Minta tolong bang. Jangan bang. Orang mereka cuma minta tolong ke kita. Masa kita yang kena jebak," kata salah seorang pelaku ke polisi.

"Siapa mereka itu? Iya kalian kan beramai-ramai begini. Kamu kan yang bawa mobil tadi," tegas polisi gagah itu.

"Yosua. Satu kampung dengan saya, minta bantu ke kita. Ampun bang, maaf. Kasihan kita minta ampun," pelaku memelas.

4 dari 5 Halaman

Keterangan Pemilik Mobil

Kanal YouTube Resmob Minahasa ©2021 Merdeka.com

Ternyata wanita pemilik truk tadi berada di Polsek. Ia pun menceritakan bahwa dirinya didatangi oleh seseorang dan meminta pembayaran denda sebesa Rp80 juta.

"Yang bernama Erik datang, mereka datang beritahu ke saya. Ibu bayar dendanya baru saya berikan BPKB, Rp80 juta saya tidak mau bayar [...] Kita ini bukan pencuri, saya tangan pertama nama asli," pungkas pemilik mobil.

5 dari 5 Halaman

Penulis: Kurnia Azizah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR