HOME » BERITA » RANTAI MOTOR MAKIN CANGGIH, JANGAN CUMA DILUMASI

Rantai Motor Makin Canggih, Jangan Cuma Dilumasi

Rantai sepeda motor kini makin canggih dalam pembuatannya, sehingga dalam perawatannya tidak cukup dengan pelumas, melainkan ada cairan khusus sebelum dilumasi.

Sabtu, 29 Januari 2022 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Rantai Motor Makin Canggih, Jangan Cuma Dilumasi
Ilustrasi rantai sepeda motor DID (Istimewa)

OTOSIA.COM - Perangkat aftermarket termasuk rantai sepeda motor hadir di tengah pasar pengguna kendaraan dengan terus berlomba-lomba menyuguhkan solusi.

Bukan lagi sekadar sebuah rangkaian metal yang menjadi pengikat agar bergeraknya gear sepeda motor, segala hal yang sebelumnya menjadi momok pun semakin diminalkan.

1 dari 4 Halaman

Misalnya saja, problem berisik, peningkatan kenyamanan, hingga apakah bisa dibuat seawet mungkin.

Faktor-faktor ini pula yang menjadi perhatian brand aftermarket seperti D.I.D atau DID. Mereka menyajikan fitur-fitur, seperti bantalan lentur di tiap lingkaran pengait, pin, hingga X ring.

"Solid bush lebih kuat dengan satu sirkel yang lebih kuat dan tidak cepat kendur," ujar Diko Oktaviano, Technical Support NGK Busi Indonesia.

2 dari 4 Halaman

Penggunaan solid bush membuat tidak hanya minimalisasi akan kebisingan yang dirasa umum pada rantai-rantai motor reguler. Dengan adanya solid bush, maka sistem kerja menyisakan rasa nyaman.

"Lalu SDH pin yang akan meningkatkan 20% (daya tahan) dari keausan sehingga lunak bagian dalam, kuat di bagian luar," kata dia.

3 dari 4 Halaman

Tidak ketinggalan, X ring atau lebih dikenal ring yang di produk DID ditujukan untuk bisa meminimalkan gesekan pada kerja rantai.

Lantas apa yang dibutuhkan untuk merawat rantai dengan teknologi semacam ini? Pada dasarnya, perawatan rantai bersifat umum saja. Namun, ada beberapa hal yang tidak sekadar dilumasi.

"Rantai wajib dilumasi dan juga dibersihkan. Jadi setiap 500 km dilumasi, dan setiap 1.000 km dibersihkan," kata dia.

4 dari 4 Halaman

Pembersihan rantai menurutnya cukup menggunakan air, sikat kawat, dan yang tidak boleh luput adalah chain cleaner.

"Jadi dilumasi chain cleaner (pembersih sisa pelumasan pada rantai) setelah itu baru dilumasi chain lube," ujarnya.

BERI KOMENTAR