Sukses

Pengendara LCGC Tabrak Moge, Siap Ganti Rugi Pakai Satu Rumah dan Satu Daihatsu Ayla

Otosia.com Tabrakan antara Daihatsu Ayla dan Honda CBR1000RR SP di Purwokerto menjadi sorotan. Insiden itu bahkan menjadi viral di media sosial.

Pengendara CBR1000RR SP yang tertabrak sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Melalui akun media sosial, pengendara CBR1000RR SP bernama Dimas Prasetyahani menjelaskan hal tersebut. Menurutnya, dia tidak melaporkan insiden itu sebagai kecelakaan lalu lintas biasa, tapi percobaan pembunuhan.

"Pelajarannya, banyak orang gila di luar masih banyak. Kenapa saya bilang gila? Karena dia emosi sesaat, masalah sepele yang bisa selesai dengan baik, tapi karena kalap jadi melakukan tindakan tidak terpuji, berakibat fatal bisa mengakibatkan nyawa orang lain menghilang. Saya ditabrak dengan kecepatan 80-100 kpj, secara spontan dan sadar. Saya terpelanting ke kolong mobil dan terseret 15 meter. Jadi kenapa saya laporkan ke pihak berwajib, karena ini percobaan pembunuhan," ungkapnya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Mengaku Salah

Tapi menurut Dimas, pengemudi Daihatasu Ayla itu sudah mengakui kalau perbuatannya salah. Mereka juga sempat melakukan upaya untuk menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan.

"Dia merasa beralah mengakui kalau perbuatannya salah. Sempat mediasi secara kekeluargaan ke saya. Beliau siap menanggung segala kerugian dan kerusakan yang telah saya alami," beber Dimas.

 

Siap Ganti Rugi

Siap Ganti Rugi

Mengingat harga Honda CBR1000RR SP milik Dimas tidak murah, maka bisa dipastikan jika pengemudi Ayla siap menanggung kerugian, dia juga akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit. Menurut Dimas, pengendara Ayla itu siap memberikan ganti rugi berupa satu unit mobil dan satu unit rumah.

"Cuma evaluasi buat teman-teman, keluarga yang bersangkutan bukan dari kalangan mampu alias kurang mampu. Mobil LCGC itu masih kredit, rumah pas-pasan apa adanya, katanya dia. Kalao saya bersedia, dia ingin damai dengan saya, dengan memberikan mobilnya dan rumah yang mungkin ditaksir seharga 300 atau 400 juta," ungkapnya.

Next

Dimas mengaku belum mengambil langkah untuk memutuskan apakah damai atau melanjutkan di jalur hukum. Pasalnya, dia merasa bukan hanya dirinya yang tak terima ditabrak, tapi semua keluarganya pun demikian.

"Saya belum kehendaki, belum ambil langkah. Karena saya harus berkonsultasi dengan keluarga saya. Karena bukan saya saja yang tidak terima tapi semua keluarga saya juga tidak terima atas kejadian ini," katanya.

Fakta Peristiwa

Fakta Peristiwa

Dimas menjelaskan bahwa klarifikasinya tersebut bukan pembelaan diri. Dia mengatakan apa yang dia jelaskan adalah fakta yang dia alami saat peristiwa itu terjadi.

"Segitu aja temen-temen, jadi bukan membela diri, tapi bahwa kenyataan di lapangan adalah seperti demikian. Saya menceritakan sebenar-benarnya dan pihak mobil Ayla sudah meminta maaf dan bersiap mengganti rugi senilai satu unit rumah dan satu unit mobil agar tidak diproses secara pidana," tutupnya.

 

Next

Loading