Sukses

Benarkah Membiarkan Jendela Mobil Terbuka Bisa Turunkan Risiko Penularan COVID-19?

Otosia.com Ternyata membiarkan jendela mobil terbuka saat berkendara bisa mengurangi risiko tertular COVID-19 dibandingkan dengan jendela tertutup. Hal itu pun sudah terbukti dalam sebuah penelitian yang diterbitkan journal Science Advances.

Hasilnya diungkapkan bahwa skenario terbaik untuk mengurangi potensi tertular virus di dalam mobil adalah membuka seluruh jendela.

Apabila hal tersebut terlalu sulit dilakukan, menurunkan 1 atau 2 jendela ternyata jauh lebih efektif untuk memutar sistem ventilasi mobil secara maksimal, seperti dilansir Motorbeam, Senin (7/12/2020).

Studi yang dilakukan dengan menggunakan simulasi komputer, peneliti menggunakan Toyota Prius yang melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam dengan pengemudi dan penumpang di kursi belakang.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

Selama simulasi, ditemukan bahwa jendela mobil yang terbuka menciptakan pola aliran udara yang mampu mengurangi konsentrasi partikel aerosol di udara dan adanya aliran udara antara pengemudi dan penumpang.

Beberapa penemuan baru menyebut, virus Corona Covid-19 terbaru dapat menyebar melalui partikel aerosol kecil dan dapat bertahan di udara untuk waktu yang cukup lama.

Next

Pengemudi Lebih Rentan Terkena Virus

Menurut penelitian, pengemudi memiliki risiko sedikit lebih tinggi dibandingkan penumpang, hal ini dikarenakan aliran udara rata-rata di dalam mobil mengalir dari belakang ke depan.

Membuka jendela yang berlawanan dengan penghuni membuat sirkulasi udara jauh lebih baik. Meski demikian, para ilmuwan menyatakan, pengemudi dan penumpanng wajib menggunakan masker di dalam mobil.

Hal itu disebabkan oleh perubahan pola aliran udara di dalam mobil. Kondisi seperti ini hanya mengurangi risiko penularan virus saja, bukan menghilangkannya.

Penulis: Dian Tami Kosasih

Sumber: Liputan6.com

Loading