Sukses

4 Cara Mudah Cek Kondisi Shochbreaker Motor Tanpa Perlu ke Bengkel

Otosia.com Shockbreaker sepeda motor pada dasarnya bertugas untuk meredam setiap kejutan atau hentakan dari kendaraan. Oleh sebab itu, bagian ini sangat mempengaruhi kenyamanan dalam berkendara.

Sama seperti komponen lainnya, shockbreaker juga memiliki usia pakainya. Hal ini juga dipengaruhi oleh kebiasaan selama berkendara di jalan raya.

Jika berkendara dengan ugal-ugalan dan menggunakan kecepatan tinggi saat melewati polisi tidur atau jalanan berlubang, sudah pasti usia pakai shockbreaker akan lebih cepat. Selain itu, beban bawaan yang terlalu berat juga memengaruhi hal ini.

Wahana Honda pun memberikan cara mudah mengecek kondisi shockbreaker tanpa harus pergi ke bengkel. Bagaimana caranya? Berikut ulasan lengkapnya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

1. Tekan shockbreaker

Kondisi shockbreaker yang sudah rusak biasanya tidak akan memantul secara optimal. Untuk mengeceknya, pemilik kendaraan bisa menekan ke bawah komponen tersebut dan lihat seperti apa reaksi yang ditimbulkan.

Apabila shockbreaker cepat memantul ke posisi semula, artinya terdapat kerusakan pada komponen tersebut. Hal ini dikarenakan komponen tak sanggup meredam hentakan secara maksimal. Jika tetap digunakan berkendara, Anda akan merasakan hentakan yang cukup keras dan membuat berkendara menjadi kurang nyaman.

Apabila demikian, Anda harus segera mengganti shockbreaker motor dengan yang baru. Namun jika ternyata permasalahan kerusakan yang ditimbulkan karena shockbreaker motor kering, maka pemilik kendaraan bisa mengolesinya dengan oli atau cairan pelumas.

Next

2. Lepas shockbreaker terlebih dahulu

Cara mengecek kondisi shockbreaker motor selanjutnya, ialah melepaskan dari kendaraan. Anda bisa memulainya dengan mencopoti per kemudian tekan klik kompresi di setiap putaran. Apabila saat ditekan semakin keras, artinya komponen tersebut sudah dalam kondisi yang tidak prima.

Next

3. Lihat kondisi shockbreaker apakah terdapat kebocoran oli?

Kondisi suspensi motor yang sudah tidak baik juga ditandai dengan merembes atau bocornya oli yang berlebihan. Jika sudah terdapat tanda-tanda seperti ini, Anda harus segera menggantinya dengan komponen yang baru. Jika dibiarkan saja secara terus menerus, tak hanya berdampak terhadap kenyamanan selama berkendara, namun juga mempengaruhi komponen lain.

Misalnya, oli yang bocor akan menetes hingga mengenai komponen kampas rem. Alhasil, rem kendaraan Anda bisa ngeblong atau tidak berfungsi secara tiba-tiba.

Jika Anda tengah berkendara di jalan raya, tentu ini akan sangat berbahaya mengingat rem menjadi salah satu komponen yang harus selalu dalam kondisi prima saat berkendara.

Next

4. Gunakan berkendara di jalan bergelombang atau melewati polisi tidur

Berikutnya Anda bisa langsung mengetes kondisi suspensi motor di jalanan. Ajak seorang teman untuk menjadi penumpang di bagian belakang dan cobalah melewati polisi tidur atau jalanan yang bergelombang.

Apabila kondisi suspensi sudah rusak, biasanya akan terasa tidak nyaman dan terdengar suara hentakan kasar.

Penulis: Dian Tami Kosasih

Sumber: Liputan6.com

Loading