Sukses

Banjir Lombok Tengah, MGPA Jelaskan Kondisi Sirkuit Mandalika

Otosia.com Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Lombok Tengah, menyebabkan belasan dusun di Desa Kuta dan Desa Mertak, Kawasan Ekonomi Khusus dilanda banjir disertai lumpur pada Sabtu (30/1/2021). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Nusa Tenggara Barat, Zainal Arifin mengatakan banjir tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

Saat informasi diterima, Zainal menyebut bahwa ketinggian banjir sudah setinggi pinggang orang dewasa. "Informasi yang kami terima, ketinggian banjir sudah mencapai sepinggang orang dewasa," kata dia melalui pesan singkat WhatsApp yang diterima di Mataram, Sabtu malam, 30 Januari 2021, dikutip dari Antara.

Sementara itu, salah satu dusun, yakni dusun Bunut di Desa Kuta yang merupakan lokasi pembangunan sirkuit MotoGP juga terdampak. Hanya saja, kabar baiknya Sirkuit Mandalika yang akan dipakai menggelar balap MotoGP 2021 dan World SBK 2021 itu aman.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

Sirkuit Mandalika Aman

Chief Strategic and Communication Officer MGPA, Happy Harinto menjelaskan bahwa tidak ada banjir di dalam sirkuit. Beberapa titik hanya tergenang air lantaran belum dikerjakan.

"Yang terdampak banjir di luar Mandalika, yang di dalam Sirkuit tidak banjir dan tidak diungsikan. Drainase di dalam Sirkuit bagus, sehingga genangan pun langsung kering, kecuali di tikungan 1, tikungan 3, tikungan 4, dan tikungan 10. Hal itu karena belum dikerjakan, belum diaspal," jelas Happy saat dihubungi Otosia.com melalui sambungan telepon, Senin (1/2/2021).

Menurutnya, ITDC sudah memiliki Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang baik. Sirkuit sendiri juga sudah memiliki drainase yang berfungsi dengan baik.

"Bagian yang lain sudah diaspal dan memiliki drainase, jadi tidak ada masalah. Sebagai langkah antisipasi menggunakan drainase, terbukti kemarin, drainase yang dibuat bekerja dengan baik meskipun hujan deras dan aspalnya belum finishing hanya layer bawah," lanjutnya.

Next

Fokus ke Infrastruktur

(c) Instagram/themandalikagp

Happy melanjutkan, saat ini pembangunan Sirkuit Mandalika sudah mencapai lebih dari 50 persen. Pihaknya kini berfokus untuk membangun infrastruktur Sirkuit Mandalika, sehingga bisa selesai tepat waktu pada bulan Juni 2021 mendatang.

"Juni homologasi, harus selesai. MGPA konsentrasi pada infrastruktur sirkuit bagaimana balapan itu bisa berjalan adalah nomor satu infrastrukturnya harus jadi," ujarnya.

Disinggung soal kemungkinan terburuk, Happy menegaskan bahwa pihaknya meliabtkan ahli-ahli yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan diharapkan tidak terjadi.

"Tentunya kita sudah ditopang ahli-ahli yang berpengalaman, kita berharap tidak ada hal seperti itu," pungkasnya.

Loading