Sukses

4 Bagian yang Tak Boleh Basah saat Cuci Motor, Bisa Berbahaya

Otosia.com Mencuci sepeda motor wajib dilakukan secara berkala. Selain bisa mencucinya di tempat pencucian motor, pemilik juga bisa melakukannya sendiri.

Mencuci sepeda motor sendiri bisa menghemat pengeluaran juga lho Otolovers. Hanya saja ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat mencuci sendiri sepeda motormu.

Memang, aktivitas mencuci motor ini terdengar tak terlalu sulit. Hanya perlu ketelitian. Tapi jika asal mencuci motor juga bisa berbahaya.

Sebab, ada beberapa bagian motor yang tidak boleh terkena air. Jika terkena, bukan tidak mungkin komponen pada bagian tersebut bermasalah.

Otolovers tentu tak mau terjadi masalah pada motor bukan? Lalu apa saja yang tidak bisa terkena air?

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

Dilansir dari Federal Oil, pertama, aki motor. Di motor matic merek tertentu, tempat akinya sudah aman dari air. Tapi, masih ada beberapa motor yang akinya masih mudah terkena air, terutama motor bebek dan sport.

Kalau aki motornya mudah terkena air, sebaiknya jangan langsung menyiram ketika mencuci motor. Kamu cukup mengelapnya supaya aman.

Kedua, kabel kelistrikan. Kabel kelistrikan diletakkan di bagian-bagian yang tidak mudah terkena air. Kabel ini juga dilapisi dengan pembungkus yang tebal.

Jika pembungkusnya sobek dan terkena air, ini bisa terjadi konslet.

Next

Ketiga, busi. Meskipun tertutup, bagian busi motor masih memungkinkan terkena air saat motor dicuci. Kop busi merupakan bagian yang menghubungkan kabel dengan busi.

Kalau kena air, busi tidak akan menyala. Ini bisa menghambat proses nyala mesin.

Keempat, karburator. Komponen ini terletak di bagian motor. Karburator masih memungkinkan terkena air. Umumnya, hal ini terjadi karena hujan dan pencucian motor yang sembrono.

Jika terkena air, kinerja karburator dalam pencampuran udara ke bahan bakar pun terhambat. Pembakaran tidak akan terjadi secara optimal dan motor susah menyala.

Penulis: Arie Dwi Budiwati

Sumber: Dream.co.id

Loading