Otosia.com Beberapa waktu lalu, Ikatan Motor Indonesia (IMI) memperkenalkan motor listrik bermerek Bike Smart (BS). Menariknya kendaraan ramah lingkungan ini dijual dengan harga di bawah Rp10 juta.
Sebagai ketua IMI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendorong masyarakat untuk membeli motor listrik tersebut. Hal itu ia ungkapkan dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @bambang.soesatyo pada Selasa (16/2).
Video Terpopuler yang Kamu Cari
powered by
Next
Dari video yang diunggah, Bamsoet memperkenalkan motor listrik BS. Bahkan ia mengklaim bahwa kendaraan roda dua ini lebih murah dari sepeda. Hal itu lantaran kandungan lokal yang begitu tinggi di motor tersebut.
"Ini motor jauh lebih murah dari sepeda. Karena sebagian komponen masih impor. Jadi kita impor dinamo dan baterainya. Tapi seluruhnya, spion, pelek, ban itu produksi dalam negeri," jelas Bamsoet.
Next
Dengan harga yang begitu murah tak sampai Rp10 juta, harapannya masyarakat mulai menggunakan motor listrik dan meninggalkan motor berbahan bakar bensin.
"Kenapa murah, karena ini ada misinya. Kita ingin mendorong anak-anak bangsa kita yang memiliki motor berbahan baku fosil atau BBM itu bisa segera berpindah ke listrik," jelasnya lagi.
Next
Dengan menggunakan motor listrik, secara tidak langsung konsumsi BBM akan berkurang. Sehingga bisa mengurangi beban hingga menghemat APBN. Sebab, terang Bamsoet masih ada subsidi BBM mencapai Rp16,88 triliun.
"Segera jual motor-motor anda, simpan uangnya, ambil motor ini. Ini nanti setelah uji tipe, motor ini akan dikenalkan kepada publik dan diharapkan akan menjadi pengganti motor-motor ojek online yang telah membebani anggaran negara dalam bentuk pembebanan subsidinya," jelasnya lagi.
Next
Menariknya lagi, memiliki motor listrik membuat pemiliknya bebas biaya operasional. Sebab pemerintah masih menggratiskan biaya listrik untuk pengguna 450 VA. Sedangkan pengguna 900 VA mendapatkan diskon 50%. Hal itu berkaitan dengan subsidi di masa pandemi.
Selain itu, pemilik motor listrik masih bisa mendapatkan diskon hingga 30% lagi jika melapor ke PLN atau pemerintah.
"Tapi kalau kalian lapor ke pemerintah atau PLN jika di rumah ada motor listrik atau mobil listrik dapat diskon 30 persen," jelas Bamsoet lagi.
Next
Lihat postingan ini di Instagram