Sukses

Pantas Saja Maling Incar Catalytic Converter Mobil, Nilai Jualnya Tinggi

Otosia.com Beberapa waktu lalu, knalpot mobil Suzuki Eeco di India jadi incaran maling. Rupanya sebenarnya yang diincar adalah catalytic converter yang ada pada knalpot itu.

Hal ini ternyata juga terjadi di Kanada. Maling mencuri catalytic converter lantaran kandungan platinum, paladium dan rhodium.

Dilansir dari Carscoops, pencurian ini meningkat lantaran harga tiga kandungan dalam catalytic converter. Menurut MoneyX, platinum memiliki harga CAD 1.480 atau Rp 21 jutaan (Kurs CAD 1 = Rp 14.399) per 28,35 gram.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/tys)

Next

Sementara itu, harga paladium mencapai CAD 2.361 atau Rp 33,9 jutaan per 28,35 gram dan rhodium CAD 28.500 atau Rp 410 jutaan per 28,35 gram. Tentu saja harga itu menggiurkan bagi para maling, apalagi jika dibandingkan dengan harga emas di Kanada yang hanya seharga Rp 24 jutaan dengan bobot yang sama.

Menurut CBC News Kanada, kenaikan harga platina, paladium dan rhodium itu lantaran adanya standar emisi yang lebih ketat. Sehingga penggunaan material tersebut bisa membuat kendaraan lebih ramah lingkungan.

Next

Pencurian catalytic converter ini pun disebut meningkat lebih dari 4 kali lipat di beberapa daerah. "Kendaraan yang diparkir semalaman di bengkel, terkadang di kediaman pribadi dan juga di dealer tak terhindar dari pencurian," kata juru bicara Polisi Guelph.

Februari lalu, setidaknya lima orang sudah diamankan akibat pencurian catalytic converter ini. Mereka mencuri di kawasan Prince Edward Island. Selain mencuri, komplotan ini juga disebut menyebabkan kerusakan lain.

 

Next

Maling Incar Knalpot Mobil Suzuki

Maling mobil tak melulu mengincar kendaraan secara utuh. Mereka bisa saja mengambil bagian-bagian tertentu pada mobil.

Sering kali terjadi, pencurian bagian mobil adalah spion dan logo mobil. Sebab, bagian itu cukup mudah untuk dipatahkan. Hanya hitungan detik, dan pencuri berhasil membawa kabur spion.

Trennya pun sempat bergese dengan pencurian velg sekaligus ban mobil. Tak hanya di Indonesia, beberapa kali pencurain roda mobil juga terjadi di luar negeri, salah satunya India.

Next

Rupanya, kini tren pencurian bagian mobil kembali berubah. Dilaporkan Rushlane, komplotan pencuri di India mengincar knalpot mobil Suzuki Eeco.

Catalytic converter yang terpasang pada pipa knalpot Suzuki Eeco BS6 itulah sebenarnya yang menjadi daya tarik bagi pencuri. Dengan norma emisi yang lebih ketat di India, catalytic converter itu lantas menjadi komponen penting.

Komponen itu bisa mengubah emisi beracun dari pembakaran melalui proses kimia katalitik yang sebelumnya dipancarkan dari peredam. Bagian itu bisa mengalami korosi jika tidak memiliki logam platinum.

Next

Lebih spesifiknya, para pencuri itu mengumpulkan logam tersebut di dalam peredam suara lalu meleburnya dan menjualnya dengan harga tinggi. Tercatat, komplotan pencuri sudah menggondol 33 knalpot Maruti Suzuki Eeco yang diparkir di tempat penyimpanan dan terpencil.

Rentetan pencurian itu dilaporkan sejak September 2020. Polisi distrik Anand berhasil pun berhasil mengungkap pencurian ini.

Mereka mengaku mengincar Suzuki Eeco lantaran peredamnya yang mudah dibuka. Selain itu, knalpot Eeco mengandung paladium yang tinggi untuk diekstraksi. Nah, serbuk logam platina, paladium dan rhodium itu bisa dijual dengan kisaran harga INR 3.000 atau Rp 577 ribu (Kurs INR 1 = Rp 192) hingga INR 6.000 atau Rp 1,1 jutaan per 10 gram karena permintaan keperluan industri yang tinggi.

Loading