Sukses

Kencan Singkat Bersama Wuling Almaz RS yang Kini Makin Canggih

Otosia.com "Halo Wuling... Saya mau mendengar lagu "Bengawan Solo". Maka lagu ciptaan Gesang tersebut mengalun dalam perjalanan kali ini. Wuling Almaz RS pun melaju di kawasan wisata Pantai Karnival, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (18/03/2021).

Perintah permintaan lagu ini diberikan setelah kita miroring ponsel saat sebelumnya terkagum-kagum karena sebelum kita masuk, mobil sudah dipanaskan dan AC sudah dinyalakan dulu dari ponsel.

 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

Terik di pinggir laut pastilah butuh yang semacam itu. Sebelas dua belas dengan kondisi di kota-kota besar seperti Jakarta. Sebelum mobil siap jalan dan sudah dingin, kita sudah bisa siapkan dulu sebelum akhirnya masuk, juga dengan buka-tutup pintu (pintu belakang) lewat ponsel karena Bluetooth Key.

Keliling-keliling kencan sesaat dengan Wuling Almaz RS pun dimulai setelah sebelumnya menikmati tampilan depan mobil ini yang kini terasa lebih proporsional.

Aplikasi musik dengan koleksi yang selalu diperbarui secara online

 

Next

Karena sudah banyak fotonya beredar termasuk di website Wuling, coba saja perhatikan bagian depannya yang beraksen hitam serta terasa agresif dan sporty.

Kami menjajal Almaz RS transmisi matic. Sesekali kami coba-coba fitur termasuk perintah suara kirim Whatsapp dan juga membacakannya. Semua kontrol tadi bersama Geo-Fencing Security adalah bagian dari teknologi yang dinamai Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE)

Lalu apa itu Geo-Fencing Security? Ini adalah pengaturan untuk menentukan batas wilayah mobil. Ya misalnya kalau-kalau mobil ini mau dipinjamkan atau mungkin disewakan, jarak perjalanannya pun bisa terkontrol.

 

Next

Melaju dengan Alamz RS, kami mencoba mengikuti Almaz RS lainnya di depan. Karena jalan lumayan lengang, mobil depan-belakang sama-sama dilajukan kencang.

Lantas Almaz RS di depan rem mendadak. Seharusnya secara psikologis kami khawatir akan tabrakan karena harus injak pedal rem tiba-tiba. Namun sebelum itu kejadian, sistem rem otomatis mobil ikut mengintervensi saat "otak" Almaz RS membaca bahwa tekanan rem dirasa kurang. Ini berlaku pula sebaliknya.

 

Next

Sebagai mobil yang dibuat bergaya SUV untuk jalan perkotaan, Almaz RS dibuat komplet lewat fitur-fitur canggih. Misalnya tadi, proses yang bekerja karena Safe Distance & Braking Assistance yang dibekali Safe Distance Warning (SDW), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Intelligent Hydraulic Braking Assistance (IHBA), Collision Mitigation System (CMS).

Begitu juga Intelligent Cruise Assistance (ICA) yang seiring dengan Traffic Jam Assistance (TJA). Yang satu ini merupakan bagian Adaptive Cruise di Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang selain fitur tadi mencakup juga Adaptive Cruise Control (ACC) dan Bend Cruise Assistance (BCA). BCA ini sendiri bakal mengatur kecepatan waktu kita belok tajam.

 

Next

Internet Messaging App, membalas pesan WhatsApp dengan perintah suara

Kalau lihat spesifikasinya, mobil ini jadi terkesan semi-otonom. Entah cocok apa tidak dipredikatkan demikian karena dia juga punya Lane Recognition yang didukung Lane Departure Warning (LDW) dan Lane Keeping Assistance (LKA).

Kalau mobil pindah garis jalan dan dianggap tidak normal, maka akan ada revisi. Ini cocok banget buat yang khawatir ngantuk-ngantuk di jalan. Pastinya sangat berbahaya.

 

Next

Sayang, kencannya singkat. Jadi kami tidak bisa coba semua-muanya, sekalipun rem tadi sudah cukup. Soalnya Almaz RS juga sudah punya Hill Hold Control yang menjaga kendaraan tidak mundur saat pindah kaki dari rem ke gas berbarengan dengan fitur Auto Vehicle Holding. Kalau yang ini, tes-nya mesti ke Puncak.

Loading