Sukses

Viral Video Pengemudi LCGC Ugal-Ugalan dan Pukul Sopir PickUp, Pelaku Diduga WNA yang sedang Mabuk

Otosia.com Seorang pengendara mobil LCGC hitam mendadak memukul pengemudi pick up yang sedang lewat. Insiden itu terekam kamera video dan sempat membuat lalu lintas tersendat.

Pada video yang dibagikan oleh akun Instagram @warung_jurnalis, 26 Maret 2021, terlihat pengemudi mobil hitam dengan nomor polisi B 2183 TOS berkendara dengan seenaknya di jalanan. Tiba-tiba dia melakukan manuver tanpa memberikan tanda kepada pengguna jalan lain.

Di asempat beberap akali mendadak berhenti di tengha jalan dan mendadak berputar arah tanpa menyalakan lampu sein.

"PENGEMUDI MOBIL UGAL-UGALAN PUKULI PENGEMUDI PICK UP," tulis keterangan unggahan tersebut.

 (kpl/tys)

Next

(c) Instagram/warung_jurnalis

Saat mobil hitam tiba-tiba berhenti di tengah jalan, dari lawan arah sebuah mobil pick up berwarna putih nampak menegurnya sambil memelankan laju kendaraan. Namun, menurut keterangan sopir pick up bahwa pengendara mobil Daihatsu hitam itu yang lebih dulu menabrakkan mobilnya sendiri. 

Tiba-Tiba saja pengendara mobil hitam itu langsung turun, dan memukul sopir pick up dengan sangat keras. Alhasil, korban pun mengalami pendarahan di wajahnya. 

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (25/3/2021) malam di kawasan Jalan Bina Marga, Cipayung, Jakarta Timur. Menurut keterangan unggahan, pengendara mobil Daihatsu diduga merupakan warga negara asin (WNA) dan menyetir dalam kondisi mabuk.

Next

Setelah insiden pemukulan itu, pengendara lain yang melintas pun langsung mencoba melerai pengemudi mabuk yang memukul. Dalam video yang dibagikan, nampak sopir pick up berlumuran darah di wajahnya setelah dipukul oleh pengendara mobil ugal-ugalan tersebut. 

"Emang bapak salah apa tadi pak?" tanya perekam video kepada supir pick up. 

"Kagak salah apa-apa dia yang nabrak sendiri," jawab sopir pick up tersebut.

Setelah video itu dibagikan, warganet pun mendesak pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut dan memproses pelaku pemukulan.

Next

Penulis: Khulafa Pinta Winastya

Sumber: Merdeka.com

Loading