Sukses

Start dari Front Row, Ini Penyebab Pembalap Moto2 Tim Asal Indonesia Gagal Naik Podium

Otosia.com Pembalap Moto2 Pertamina Mandalika SAG Team, Bo Bendsneyder mengawali balap Moto2 2021 di Sirkuit Losail, Qatar dengan cukup mengesankan. Bendsneyder start dari posisi ketiga pada Minggu (28/3/2021) kemarin.

Hal ini cukup menarik mengingat Bendsneyder terbilang pembalap baru di Moto2 dan belum lama mengendarai Kalex. Tim bahkan menyebutnya mudah beradaptasi dengan Kalex.

"Kami harus tetap tenang dan fokus saat balapan. Sangat penting bagi kami mendapatkan hasil terbaik," kata Bendsneyder usai Kualifikasi (Q2) Sabtu (27/3/2021) lalu.

 

Video Terpopuler yang Kamu Cari
 (kpl/tys)

Next

Target 6 Besar

Tapi pada balap Moto2 akhir pekan kemarin, Bendsneyder belum berhasil naik podium meskipun memulai balap dari barisan depan alias front row. Pembalap keturunan Indonesia itu finish di posisi ke-9.

Sementara itu, Bendsneyder mengungkapkan bahwa sebenarnya target mereka adalah berada di 6 besar. Tapi ternyata target itu meleset.

"Target kami adalah berada di 6 besar," kata pembalap asal Belanda itu.

Next

Penyebab

(c) SAG Racing Team

Meski begitu, ini tampaknya menjadi sinyal positif bagi tim balap kolaborasi Indonesia dan Spanyol ini. Bendsneyder mengungkapkan mengapa dia tak berhasil mempertahankan posisinya dan gagal podium.

"Setelah enam lap, saya merasa sedikit merasakan sakit pada arm pump dan mulai khawatir. Kondisinya semakin buruk setelah sepuluh lap dan pada tujuh lap terakhir saya tidak memiliki tenaga dan saya hanya bisa bertahan," ungkapnya.

Next

Bendsneyder menambahkan bahwa dia sendiri berharap bisa mendapatkan hasil lebih dari P9. Apalagi dia memiliki feel yang baik dengan sepeda motornya.

Seri kedua MotoGP 2021 masih akan berlangsung di Sirkuit Losail Qatar pada Minggu (4/4/2021). Di Sirkuit yang sama, Bendsneyder berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di MotoGP Doha.

"Untuk minggu depan, saya ingin melakukannya dengan lebih baik dan berkompetisi lagi," tuturnya.

Loading