Sukses

Penghuni Puncak Klasemen MotoGP 2021 Johann Zarco Tolak Divaksin COVID-19

Otosia.com Sebagian besar orang yang terlibat di MotoGP sudah divaksinasi di Sirkuit Losail, Qatar. Bahkan, Marc Marquez yang saat itu tak turun balapan dia datang ke Qatar untuk vaksin.

Tapi rupanya, pembalap Pramac Ducati, Johann Zarco, menolak untuk divaksinasi COVID-19. Dilansir dari Tuttomotoriweb, Zarco awalnya tak menjelaskan mengapa dia menolak. Tapi kemudian dia mengakui alasannya saat wawancara dengan Massimo Calandri untuk surat kabra la Repubblica.

"Karena saya tidak mempercayai orang-orang di balik ini. Tidak. Saya tidak merasa nyaman. Kami tidak tahu apa itu sebenarnya. Tapi saya juga tidak men-judge orang yang sudah menerima vaksin," katanya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

Penghuna puncak klasemen sementara MotoGP 2021 itu tak ingin divaksin selama itu bukan kewajiban. Sama halnya ketika aturan wajib mengenakan masker di paddock yang sempat dia abaiknya.

Zarco bahkan sempat diperingatkan IRTA tentang pemakaian masker itu. Dia mengaku memakai masker hanya karena agar dia tidak dilarang balapan.

"Saya mencoba mempertahankan pandangan saya tahun lalu dengan tidak menggunakan masker, tetapi saya diperingatkan oleh IRTA bahwa saya akan dilarang balapan jika saya tidak memakai masker. Jadi saya menggunakannya," katanya.

Next

Saat dipaksa, pembalap asal Prancis itu harus menurut. Tapi karena vaksin itu opsional, dia menganggap bisa mengekspresikan pikirannya dengan bebas. Tapi vaksin akan segera menjadi kewajiban bagi semua atlet.

"Mungkin pada akhirnya saya harus mau vaksin jika saya ingin terus balapan, karena itu bisa menjadi wajib," lanjutnya.

Seperti diketahui, meski sudah menerapkan protokol kesehatan super ketat pada gelaran MotoGP 2020, masih saja ada yang terkena COVID-19. Seperti Jorge Martin, Valentino Rossi, dan beberapa staf. Fausto Gresini bahkan harus meninggalkan kita semua karena virus mematikan itu.

Loading