Sukses

PPKM Darurat, Volume Kendaraan di Jawa Tengah Turun 89%

Otosia.com Sejumlah jalan disekat untuk menurunkan mobilitas masyarakat saat penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Widyaiswara Utama Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan PPKM Darurat Jawa-Bali sangat berdampak terhadap lalu lintas harian jalan nasional non-tol dan jalan tol.

"Data menunjukan, pada lintas utama di Jawa Tengah, telah terjadi penurunan volume kendaraan penumpang sangat signifikan dibandingkan kendaraan barang. Penurunan angka kendaraan penumpang mencapai 89 persen," ujarnya dalam Investor Daily Summit 2021, Selasa (13/7/2021).

 

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/tys)

Next

Mantan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR ini menyampaikan, pengetatan PPKM Mikro di sejumlah daerah luar Jawa dan Bali juga sangat menurunkan lalu lintas harian jalan nasional non-tol dan jalan tol di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

"Dengan adanya kebijakan tersebut, dilaksanakan juga pembatasan pada jalan nasional non-tol dan jalan tol pada Pulau Sumatera, Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan, dan Provinsi Sulawesi Selatan," terang Danis.

Next

Menurut catatan yang dibawakannya, penurunan lalu lintas tertinggi memang terjadi di luar Pulau Jawa, tepatnya di Jalan Nasional Batas Kota Medan-Batas Kabupaten Karo, mencapai 94 persen.

Sementara penurunan lalu lintas terendah terjadi pada Jalan Tol Ruas Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami yang menyusuri Kota Tangerang Selatan hingga Jakarta Selatan, sebesar 11 persen. Adapun penurunan lalu lintas tertinggi di Pulau Jawa tercatat di Jalan Nasional Ruas Simpang 3 Jeruk Legi-Batas Kota Cilacap sebesar 88 persen.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Loading