Sukses

Ramai Petugas SPBU Diamuk Warga Gara-gara Pembelian Solar Rp 2 Juta

Otosia.com Sosial media belakangan diramaikan oleh sebuah video yang mempertontonkan warga mengamuk, karena mendapati petugas SPBU mengizinkan pembelian BBM tidak wajar.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kameraperistiwa, Senin (27/9/2021).

Berdasarkan keterangan unggahan, warga mengamuk karena ada mobil yang membeli BBM berjenis solar dengan nominal pembelian mencapai Rp 2 juta.

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/sdi)

Next

Warga yang curiga kemudian melihat isi di dalam kabin mobil. Benar adanya, rupanya mobil sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar bisa menampung berliter-liter solar.

Bagian bodi mobil dilubangi seoal lubang tangki biasa. Nozel pompa BBM pun bisa masuk dengan mudah untuk mengisikan solar.

Namun lubang itu tidak diarahkan ke tangki mobil, melainkan ke jeriken yang sudah disiapkan di dalam. Makanya daya tampungnya pun sangat besar.

Next

Peristiwa ini diduga berlokasi di Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Postingan itu juga menekankan agar bertamina ikut bertanggung jawab dan menutup SPBU yang melayani pembelian bahan bakar melebihi kewajaran dalam satu transaksi seperti ini.


Ketika berita ini diturunkan, unggahan ini sudah ditonton sebanyak 1.058 kali dan disukai oleh 51 akun. Netizen pun belum banyak menuliskan komentarnya.


Di akun Instagram yang lain @andreli48, netizen lebih ramai menautkan komentar mereka. Bahkan ada yang menyebut, peristiwa serupa terjadi di Jambi.

Next

"Hal serupa akan anda temukan d wilayah Jambi, bila anda bawa mobil (disel) dan kehabisan solar maka anda akan dipaksa untuk beli d eceran yg betebaran di sekitar SPBU dgn harga hampir 2x lipat," tulis @dalidjo_555.

"Lah kalau di kalimantan lazim itu," ujar @luqmankhakim777.

 

Next

"Ini pembiaran, kongkalingkong atau apalah, ko terjadi lagi.. Dan lagi dan lagi.. Mestinya pihak SPBU ga jual ke para penimbun gt lah," sambung @agus_mawardi_bebe.

"Manusia barbar," imbuh @photo_imam.

"Dan terjadi lagi," lanjut @mhfdz10.

 

Next

 

Loading