Sukses

Bos Jaguar: Harga Mobil Listrik Akan Tetap Tinggi

Otosia.com Saat ini banyak pabrikan yang mulai memasarkan mobil listrik, salah satunya Jaguar Land Rover (JLR). Produsen asal Inggris itu telah merilis Jaguar I-Pace beberapa waktu lalu.

Hanya saja, CEO JLR, Ralf Speth dalam Autocar justru menyatakan bahwa harga mobil listrik akan tetap tinggi, setidaknya untuk 3 sampai 5 tahun ke depan.

Pernyataan Ralf sebenarnya didasari oleh ketersediaan infrastruktur pengisian daya. Karena itu, berbagai mobil listrik saat ini masih menggunakan baterai berkapasitas besar.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/crn)

Masa Depan Kendaraan

Masa Depan Kendaraan

"Saya harap ada perbaikan infrastruktur. Harga mobil listrik tinggi karena memang baterainya besar. Jika banyak terdapat stasiun pengisian daya, tentu baterainya akan lebih kecil dan membuat harga mobil listrik turun," ujar Ralf.

"Kami butuh lebih banyak stasiun pengisian daya dan lebih berkualitas, tentu telah memiliki fitur fast-charging," tambahnya.

Ralf pun yakin bahwa mobil listrik akan menjadi masa depan kendaraan, tak hanya bagi JLR, tapi juga pabrikan lain. Karena itu, stasiun pengisian daya baterai pun nantinya juga menjamur.

Loading