Sukses

Pajak Lamborghini Raffi Ahmad, Bisa Buka Rental Mobil

Otosia.com Pada akhir pekan lalu (19/10), mobil Raffi Ahmad mengalami kebakaran di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Nahas, korbannya ialah supercar asal Italia, Labmborghini Aventador.

Kabarnya, harga mobil Raffi Ahmad ini mencapai Rp13 miliaran, dalam kondisi off-the-road atau tanpa dokumen resmi. Lantas, berapa pajak supercar itu per tahun?

Menurut regulasi yang berlaku, ada 2 pajak yang harus dibayarkan, yakni Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Besaran BBN KB ialah 10% dari harga mobil dengan status off-the-road. Artinya, BBN KB Lamborghini Raffi Ahmad mencapai Rp1,3 miliaran.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/crn)

Nyaris Rp1,5 Miliar

Nyaris Rp1,5 Miliar

Sedangkan berdasarkan Permendagrin No.29 tahun 2012 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, PKB ialah 1,5% dari nilai jual kendaraan.

Dengan demikian, PKB Lamborghini Raffi Ahmad sebesar 195 juta. Selain itu, masih ada biaya tambahan SWDKLLJ (Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan) senilai Rp140 ribu.

Berdasarkan semua perhitungan tersebut, bisa diketahui bahwa pajak per tahun Lamborghini Raffi Ahmad mencapai Rp1,495,14 miliar, nyaris menyentuh angka Rp1,5 miliar.

Dengan dana tersebut, Otolovers bisa membawa pulang 6 unit Toyota Avanza 1.5G MT sebagai varian tertinggi secara tunai dan membuka rental mobil, lengkap dengan garasi dan biaya promosi.

Loading