Sukses

Cerita Unik di Balik Iconic Bike Suryanation 2019

Otosia.com Motor custom yang terpilih menjadi Iconic Bike ajang custom Suryanation Motorland 2019 tampil unik dan bikin penasaran.

Bentuknya futuristik, dan secara gaya membuatnya berbeda, termasuk penggunaan roda depan yang besar.

Siapa sangka, ini sebenarnya adalah sepeda motor boardtracker versi masa depan. Niko yang merupakan builder dari Smoke Garage, Bali, mengatakan bahwa sisi futuristik ini memang menjadi ciri workshop Smoke Garage.

"Kami kan direksi kami memang future neo. Bukan yang masa depan banget tapi futuristik," kata Niko soal keunikan motornya yang diakui tidak ada arahan dari pihak Surya.

Tampilan boardtracker terlihat dari komposisi desain pada tangki ke belakang yang memperilihatkan unsur klasik pada motor ini. Sementara ukuran rodanya nyeleneh.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr/crn)

Desain Futuristik

Desain Futuristik

"(Desain futuristik dengan sisi) jadulnya itu boardtracker motor dari tahun 1960-an. Balap yang track-nya kayak di mangkok. Jadi ini ceritanya versi modernnya. Ring-nya dulu 21 inci dan yang ini diperbesar jadi 26 inci," ujarnya.

Satu yang tidak kalah unik adalah bagaimana sepeda motor ini dibangun dengan uluran tangan teman-teman Niko yang datang dari berbagai negara.

"Bangunnya 3 bulan, dari mesinnya, Evo. Bannya hand carry dari Korea, laher dari AS, Australia bantu tiga dimensi mainannya. Dibangun di Indonesia, dibantu rekan-rekan dari berbagai negara," ujarnya.

Ditanya mengenai sisi unsur ke-Indonesia-an, Niko bilang kalau wujud motor ini membawa Indonesia dalam level berbeda di mata dunia.

"Yang menonjol desainnya. Ini adalah wujud bahwa Indonesia bisa membuat sesuatu yang modern, dan klasik juga bisa. Kita itu talenta luar biasa. Mereka (builder di negara maju) talenta harus dengan teknologi. Kita tanpa itu bisa," kata Niko.

Loading