Sukses

Ford Mau Balik Lagi ke Pasar Indonesia, Kemenperin Ibaratkan Seperti Ingus

Otosia.com Ford dikabarkan akan menancapkan kukunya kembali ke Indonesia setelah resmi hengkang. Setelah PT Ford Motor Indonesia (FMI) sebagai Agen Pemegang Merek (ATPM) cabut pada tahun 2016 silam, Ford dibawa masuk lagi oleh RMA Indonesia.

Jika sebelumnya hanya ditunjuk sebagai distributor resmi Ford untuk servis dan suku cadang asli, nantinya RMA Indonesia digadang-gadang akan membuka kembali bisnis pemasaran Ford dengan rencana mendatangkan 3 model baru ke Tanah Air.

Namun hal ini belum resmi, apalagi pada kenyataannya RMA sudah memasarkan Ford Ranger baru pada tahun lalu. Sementara RMA Indonesia sudah terikat kerjasama dengan Mahindra & Mahindra Ltd untuk mejual mobil Mahindra.

Langkah awal pada tahun lalu, RMA Indonesia memboyong Mahindra Scorpio Pikap Single Cab dan Scorpio Pikap Double Cab.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr/ahm)

Next

Menyikapi rencana Ford kembali ke Indonesia, Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) melalui Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin menyindir Ford sebagai brand Amerika yang doyan keluar masuk pasar otomotif Indonesia

“(Ford) kayak ingus saja keluar masuk keluar. Jadi kalau memang benar (masuk lagi), kita dari Kemenperin mendorong untuk berinvestasi, itu yang kita bina,” kata Putu.

Next

Putu sudah mendengar Ford akan kembali menancapkan kukunya di Indonesia. Bahkan, katanya, untuk urusan impor mobil izinnya telah diberikan Kemenperin. Hanya saja pihaknya sudah mewanti-wanti Ford agar lebih bertanggung jawab dan tidak merugikan konsumen di Indonesia. Kemenperin akan mendorong Ford untuk berinvestasi, tidak sekadar jualan mobil.

“Dagang tidak laku kemudian ditinggal, itu bagaimana? Kalau after sales pasti ada jaminan karena izin dari awal sudah dinyatakan seperti itu. Sekarang dia mau masuk atau tidak, itu kan masalah trading, kita tidak bisa langsung cut,” katanya

“Cuma kita coba kendalikan. Dicut tidak bisa, karena itu berhubungan dengan ketentuan WTO. Boleh saja jadi importir sepanjang mengikuti aturan yang berlaku karena sudah jelas aturannya,” tambahnya.

Next

Seperti ramai diberitakan tahun lalu, perusahaan otomotif asal India, Mahindra & Mahindra Ltd berkeinginan menjual merek Ford ke Indonesia, Rusia hingga Afrika selatan. Mahindra menilai Indonesia dianggap negara potensial untuk pasar otomotif dunia, terutama di Asia Tenggara.

Sejak tahun 2017 silam Mahindra & Mahindra Ltd telah menjalin kesepakatan bersama dengan Ford Motor Company. Kerjasama tersebut mencakup pembuatan kendaraan, termasuk mobil listrik, teknologi dan distribusi. Bahkan perusahaan India ini menolong penjualan dan memperluas jaringan pemasaran Ford di negeri Bollywood.

Loading