Sukses

Panduan Melepas Helm Korban Kecelakaan, Tak Boleh Sembarangan

Otosia.com Menurut buku saku yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, melepaskan helm korban kecelakaan tak bisa sembarangan. Ada panduan yang harus diikuti, agar tak memperparah kondisi korban.

Melepas helm korban kecelakaan harus dilakukan oleh dua orang. Penolong pertama menjaga kepala dan leher korban agar tidak bergerak dengan posisi kedua telapak tangan berada di leher serta kepala.

Setelah itu, penolong kedua melepaskan tali helm dari kaitnya atau potong bila sulit membukanya. Lalu penolong kedua meletakkan satu tangan pada sudut rahang dengan ibu jari pada satu sisi dan jari-jari lainnya pada sisi lain.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/tys)

Next

Penolong pertama kemudian melebarkan helm ke kedua sisi hingga melebihi telinga dan secara hati-hati melepaskan helm. Bila helm yang digunakan model tertutup, maka kaca penutup harus dilepaskan terlebih dahulu.

Matikan semua mesin kendaraan bermotor yang terlibat dalam kecelakaan. Dahulukan menolong korban yang masih hidup.

Bila memungkinkan, pindahkan korban ke lokasi yang lebih aman dengan cara yang benar dan tidak memperparah korban.

Jangan memindahkan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan karena merupakan barang bukti pihak kepolisian.

Loading