Sukses

Jangan Main-Main, Travel Nekat Angkut Pemudik Bisa Dipidana Setahun atau Didenda

Otosia.com Ratusan travel yang masih nekat antar pemudik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) sudah diamankan petugas. Kini petugas akan lebih tegas lagi menindak travel yang masih nekat mengantar pemudik.

Dilansir dari Merdeka.com, Ketua Guhus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo mengingatkan travel yang nekat membawa pemudik bisa dikenakan sanksi dan pidana sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sementara itu, berdasarkan Pasal 93 UU Nomor 6/2020, setiap orang yang melanggar aturan pemerintah maka akan dikenakan pidana satu tahun atau denda Rp 100 Juta.

"Kami dapat informasi sejumlah travel yang berusaha menjaring pemudik pulang. Kalau ini ketahuan dan membahayakan keselamatan daerah asal, melanggar PSBB akan kena pasal 93 UU Nomor 6/2018, yaitu pidana dan denda," jelas Doni melalui video conference, Senin (11/5/2020).

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/tys)

Next

Doni kembali menegaskan masyarakat dilarang mudik di masa pandemi corona. Kebijakan itu dibuat demi mencegah penyebaran virus corona semakin meluas.

"Sekali lagi tidak ada mudik titik," ucapnya.

Doni meminta agar masyarakat bersabar dan menahan diri untuk tidak mudik di momen Lebaran kali ini. Masyarakat disarankan bersilaturahmi bersama keluarga di kampung melalui metode virtual.

"Kalau sayang dengan orang-orang di kampung jangan ketemu dulu, cukup Lebaran metode virtual kalau semua sabar dan disiplin bisa memutus mata rantai penularan," kata Doni.

Loading