Sukses

Perbaikan Jalan Hanya Saat Musim Lebaran, Ini Kata Direktorat Bina Marga

Otosia.com Perbaikan jalan menjelang hari besar seperti Idul Fitri atau Natal kerap dikebut untuk kelancaran arus mudik maupun balik. Namun tidak sidikit yang bertanya kenapa perbaikan jalan yang jor-joran selalu hanya dilakukan saat mendekati musim liburan Lebaran, Natal dan tahun baru?


Menurut Hedy Rahadian, Direktur Preservasi Jalan Direktorat Jendral Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hal tersebut bukanlah sebuah tradisi atau kebiasaan. Pihaknya terus melakukan perbaikan meskipun tak berhadapan dengan hari besar. Keterbatasan dana pun dikatakan menjadi salah satu penyebab mengapa usaha perbaikan jalan tak maksimal.

"Dana kita kan terbatas. Dana yang diberikan hanya setengah dari yang dibutuhkan. Yang dilayani kan banyak. Makin banyak yang dilayani harus makin bagus. Intinya pemeliharan itu sepanjang tahun, kalau dilihat pas Lebaran kita jor-joran, sebenarnya tidak juga. Karena ada lebaran atau tidak, jalanan itu kita pelihara," jelas Hedy.

Adapun alasan mengapa perbaikan jalan menjelang hari besar terkesan besar-besaran menurut Hedy lebih disebabkan karena kebutuhan. Kebutuhan akibat bertambahnya pengguna jalan meningkatkan urgensi perbaikan.

"Cuma kalau pas lebaran jalannya rusak itu kan tidak pantas. Yang di sana kita tarik dulu (perbaikan), karena jalan yang ini mau dipakai sama banyak orang," jelas Hedy.

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/fid/fdk)
Loading