Sukses

Apa Istimewanya Suspensi Depan Upside-down?

Otosia.com Suspensi depan upside-down kerap menjadi nilai plus dari sebuah sepeda motor. Biasanya, jenis ini digunakan pada motor high-performance. Meski demikian, ada juga beberapa motor entrt-level yang juga dibekali suspensi upside-down.

Secara kasat mata, suspensi upside-down terlihat seperti suspensi teleskopik atau biasa yang dibalik. Jadi, inner tube atau pipa kecil berada di bawah, sedangkan outer tube yang diameternya lebih besar berada di atas.

BMW G310 GS

Lantas, apa kelebihan suspensi upside down? Dilansir dari Bikesmedia.in, peredam kejut jenis ini diklaim lebih stabil ketimbang teleskopik ketika sepeda motor melaju dalam kecepatan tinggi. Meski demikian, ada juga motor adventure yang menggunakan suspensi upside down, salah satunya BMW G310GS.

Kelebihan lainnya, suspensi upside down menawarkan handling yang lebih baik. Karena diameter outer tube yang lebih besar, kostruksi bagian depan sepeda motor pun semakin kuat.

2018 Yamaha YZR-M1 Valentino Rossi

Sayangnya, untuk meningkatkan stabilitasnya, pantulan suspensi upside down menjadi lebih keras. Selain itu, harga yang dipatok lebih mahal ketimbang suspensi teleskopik. Seal oli suspensi juga lebih cepat rusak karena ada pengaruh gravitasi.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/crn)
Loading