Sukses

Saat Ojol, Penumpang dan Pejalan Kaki Terlibat Kecelakaan, Siapa yang Dapat Santunan?

Otosia.com Kasus kecelakaan yang melibatkan ojek online atau ojol bukan sekali dua kali terjadi di dalam negeri. Belum lagi jika penumpang jadi korban, ditambah melibatkan pejalan kaki.

Pertanyaan mendasar yang terlintas adalah siapakah di antara mereka yang berhak mendapatkan santunan dari Jasa Raharja?

Direktur Operasional Jasa Raharja, Amos Sampetoding menjelaskan lebih jauh mengenai hak-hak yang diperoleh mereka para korban kecelakaan. Menurut peraturan, pejalan kaki yang menjadi korban pun akan mendapatkan santunan.

Ilustrasi Ojek Online by Nazarudin Ray

"Yang ditanggung oleh Jasa Raharja adalah penumpang angkutan umum yang sah, pejalan kaki yang ditabrak kendaraan bermotor di jalan raya, atau tabrakan dua kendaraan bermotor. Dua orang yang terlibat kecelakaan ini ditanggung oleh Jasa Raharja," ujarnya.

Jika acuannya angkutan umum yang sah, maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana dengan ojol? Menurut Amos, penentuan angkutan umum yang sah didasari pada aturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

"Ojek online itu sejauh ini yang saya tahu belum diklasifikasikan sebagai angkutan umum yang sah. Namun kalau korbannya (driver dan penumpang) itu ditabrak, itu tetap dijamin Jasa Raharja. Tetapi kalau itu kecelakaan tunggal, itu tidak dijamin. Kalau senggolan, itu juga dijamin oleh Jasa Raharja," tandasnya.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr/tys)
Loading