Sukses

Berbenturan dengan Airbag yang Mengembang, Apa Efeknya?

Otosia.com Salah satu fitur yang mulai banyak dipasang pada mobil adalah kantung udara atau airbag. Pasalnya, teknologi mobil ini mampu meminimalisir risiko cedera saat terlibat kecelakaan. Ternyata, jika airbag mengembang, masih ada efeknya terhadap korban, baik pengemudi maupun penumpang.

Menurut Davik Nugroho, Global Project Management Methods and Engineering Proces Autoliv (produsen airbag dan sabuk pengaman), efek tersebut berupa lecet.

“Secara general enggak mungkin kalau bilang zero percent enggak ada luka. Tapi kalau ada lecet itu jauh lebih bagus (daripada luka parah atau hilang nyawa),” ujar Davik saat ditemui Liputan6.com di acara ASEAN Automobile Safety Forum 2018 yang digelar oleh Asean New Car Assessment Program (NCAP) baru-baru ini di Proving Ground Bridgestone di Karawang, Jawa Barat.

Dikutip dari berbagai sumber, ada efek lain yang bisa berdampak pada korban kecelakaan usai airbag mengembang, yaitu masalah tenggorokan, mata gatal dan berair.

Masalah di atas diketahui berasal dari debu dan asap ketika airbag mengembang. Pasalnya airbag juga terdapat tepung maizena atau talcum powder sebagai pelumas agar tak menempel.

Namun selain itu, ada juga airbag yang menggunakan bahan kimia, seperti atrium hidroksida atau kalium klorida, serta sodium azide (NaN3).

Sumber: Liputan6.com

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/crn)
Loading