Sukses

Akhirnya, 10 Orang Berkesempatan Jajal Motor Marc Marquez

Otosia.com Bisa mengendarai sepeda motor MotoGP Marc Marquez yang berharga miliaran tentu merupakan salah satu cita-cita dari para penggemar sepeda motor Honda. Hebatnya, impian itu kemudian diwujudkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dalam acara MotoGP Street Experience.

Pada puncaknya, AHM mengajak 10 konsumen untuk merasakan sensasi motor balap MotoGP versi jalan raya Honda RC213V-S itu di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Senin (10/12).

Mereka yang berhak atas kesempatan ini adalah peserta yang lolos dalam uji ketangkasan gymkhana menggunakan sepeda motor CB150, CBR250RR, dan Honda CB500F dan dilanjutkan dengan berkendara di sirkuit menggunakan CBR650F dan CBR1000RR dengan dievaluasi oleh para pebalap AHRT.

Pengerucutan jumlah peserta ini bukan hal yang mudah. Sebab, MotoGP Street Experience yang diselenggarakan pada 9-27 November 2018 diikuti sebanyak 1.089 peserta.

Para peserta yang berjumlah lebih dari seribu orang itu diminta mengunggah foto serta cerita momen terbaik besama Honda CBR series. Dari tahapan seleksi pertama tersebut, terpilih 20 kandidat terbaik yang kemudian diuji dalam hal ketangkasan slalom dengan didahului pelatihan di Safety Riding Center Wahana Jatake, Sabtu (8/12).

Puncaknya, peserta yang lolos dari tahap seleksi terakhir berhak mengendarai RC213V-S selama 4 putaran penuh di Sirkuit Sentul, Bogor. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari pebalap Honda, Dimas Ekky Pratama.

Bahkan, Dimas yang juga turut memberikan coaching kepada 10 peserta turut berkesempatan mengendarai RC213V-S yang menurutnya berbeda dengan sepeda motor lain produksi Honda.

"Ini memang sepeda motor yang spesial, dan belum dijual di Indonesia, dan harganya cukup fantastis. Ini versi untuk di jalan raya. Sepeda motor Marquez yang dibuat dalam produksi massal tetapi tetap bisa merasakan sensasi power, kestabilan, dan kenikmatan saat menggunakan sepeda motor ini," ujarnya.

Salah seorang peserta yang pada hari seleksi mendapatkan nilai tertinggi, yakni Josef Esra Kinanta, bahkan mendeskripsikannya lebih jauh mengenai sensasi spesial tersebut. Pengguna CBR150 dan CBR250RR yang baru berusia 19 tahun ini pun mendeskripsikan perasaannya ketika membuktikan keunggulan sepeda motor tersebut.

"Setelah mencoba sepeda motor ini berkali-kali akhirnya saya paham sekali mengapa sepeda motor ini bisa menjadi juara dunia. Sebab, salah satu keunggulannya adalah frame-nya menggunakan teknologi twin-spar seperti yang ada juga di motor-motor MotoGP," kata dia.

Dia juga bersemangat mendeskripsikan mesinnya yang berkonfigurasi V-4 berkapasitas 999 cc 4-stroke, DOHC, 4-Valve, dengan sistem pembakaran PGM-Fi (Programmed Fuel Injection) serta transmisi 6-speed dengan tenaga maksimal 117 kW/11.000 rpm serta torsi sebesar 102 Nm/10.500 rpm.

"V-engine bergerak ke belakang, counter clockwise, sehingga pada saat masuk tikungan tidak ada inersia. Jadi, tidak ada efek diving atau bergoyang saat di tikungan. Pusat gravitasinya benar-benar di tengah. Itulah keunggulan mesin tipe V dibandingakn konfigurasi lain," kata dia.

Esra coba menggambarkan poin lain yang mendukung konsep Total Kontrol pada Honda RC213V-S, termasuk dalam hal suspensi dan juga sistem perpindahan gigi.

"Suspensinya menggunakan swing arm yang besar, suspensi Ohlins, sudah menggunakan teknologi FDR, jadi benar-benar stabil saat di tikungan. Belum lagi teknologi kopling ganda yang memungkinkan pengendara memindahkan gigi tanpa harus menggunakan kopling. Jadi seperti video game. Ridernya tinggal berkonstrasi pada balapan," ujarnya.

Ia menanggapi kesempatan mengendarai sepeda motor ini sebagai sesuatu yang liar biasa. Lebih jauh, dia memberikan penekanan bahwa kesempatan ini merupakan cara Honda membuktikan secara langsung kehebatan teknologi mereka kepada penggunanya.

"Menurut saya ini benar-benar luar biasa. Daya jual Honda sendiri adalah mengadopsi teknologi MotoGP termasuk suspensi upside down, ride by wire. Kalau mereka bisa menjadi juara MotoGP, maka kenapa tidak (akhirnya) mereka sharing kepada konsumen untuk menjajal sepeda motor yang membuat mereka menjadi juara dunia," tutupnya.

Hal senada diungkapkan oleh Dimas Ekky. Dia menekankan bahwa kesempatan semacam ini sangatlah spesial di tengah tingginya animo terhadap produk-produk sepeda motor Honda.

"Banyak sekali penggila motor di Indonesia, terutama untuk sepeda motor Honda, dan Astra Honda Motor memberikan kesempatan untuk memakai sepeda motor yang sama seperti yang dipakai Marc Marquez. Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa. Mereka bisa dapat kesempatan yang sama sehingga sayang sekali jika disia-siakan," kata Dimas.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr/crn)
Loading