Sukses

Sistem Ganjil Genap Berlaku 15 Jam Pada Tahun 2019?

Otosia.com Sejumlah ruas jalan di Jakarta masih memberlakukan peraturan sistem ganjil genap pasca gelaran Asian Games dan Para Games. Hal ini dinilai efektif untuk menanggulangi kemacetan dan menimbulkan wacana untuk dilanjutkan pada 2019.

"Pembatasan lalu lintas dengan skema ganjil genap supaya diteruskan, waktunya dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 21.00 wib," ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, dalam Focus Group Discussion (FGD) di Mapolda Metro Jaya, seperti dikutip Liputan6.com dari Merdeka.com, Rabu (20/12/2018).

Penerapan ganjil genap ini akan dilakukan Senin hingga Jumat. Namun, untuk Sabtu, Minggu dan juga libur nasional ditiadakan. Alasan waktu pemberlakuan ganjil genap diberlakukan 15 jam, dan tidak persegmen waktu untuk mencegah pergeseran jam macet.

"Kalau dibagi persegmen macetnya bergeser di luar waktu tersebut, dan mereka nunggu. (Intinya) Push and pull mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum," tegasnya.

Meskipun begitu, Budiyanto juga menjelaskan, hasil FGD ini akan digunakan sebagai bahan masukkan dan pertimbangan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk mengambil keputusan.

"Dari Dishub akan membuat laporan ke gubernur, untuk mendapatkan persetujuan keputusan dari gubernur. Keputusan terakhir ada pada gubernur," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk memperpanjang penerapan sistem ganjil genap.

Kepala BPTJ, Bambang Prihatono mengatakan, ganjil genap dinilai sangat efektif mengurangi kemacetan di Jakarta.

Bambang pun menyatakan bahwa sistem ganjil genap adalah kebijakan temporer. Pasalnya, masyarakat masih bisa menambah atau pun berganti kendaraan.

Sumber: Liputan6.com

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/crn)
Loading