Sukses

4 Jenis Yamaha RX-King dan Legendanya

Otosia.com Penggemar sepeda motor "klasik", Yamaha RX-King di Indonesia tergolong masih sangat banyak. Di forum onlinenya saja, di sebuah grup Facebook dengan nama Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) sekarang ini sudah punya anggota sebanyak 42 ribu lebih.

Banyaknya penggemar motor Yamaha bermesin dua tak tersebut, tak lepas dari perjalan panjang Yamaha RX-King untuk menjadi penggemar rider tanah air. Selain itu para penggemar tersebut juga menganggap motor ini memiliki sejumlah "kelebihan". Seperti dalam hal "kecepatan" motor ini juga dikenal dengan motor "Jambret".

Menurut sejumlah catatan, ternyata motor legendaris Yamaha RX-King memiliki beberapa jenis sejak pertama kali masuk di awal tahun 1980-an sampai discontinue pada 2008.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/rd)

Yamaha RX-K 135

Yamaha RX-K 135

Sebelum menjadi Yamaha RX-King, motor jenis ini masuk ke Indonesia pada awal tahun 1981-an dengan nama RX-K 135 dan didatangkan langsung secara CBU (Completely Build Up) dari Jepang. Untuk pemasarannya dikabarkan hanya bertahan dua tahun yakni di tahun 1981-1982.

Waktunya cukup singkat. Dalam sejumlah informasi embrio Yamaha RX-King tersebut kurang diminati oleh para rider pada waktu itu sehingga di tahun 1983 motor ini sudah tidak dijual lagi.

 

Yamaha RX-King Cobra

Yamaha RX-King Cobra

Setelah itu generasi pertama, Yamaha RX-King mulai diproduksi dengan rentang waktu antara tahun 1983-1991. Selain itu motor ini juga disebut King Cobra, penyebutan tersebut alasannya karena stangnya model seperti leher "ular kobra" yang saat itu lagi ngetrend. Kemudian bagian tangkinya juga dibuat lebih lebar dibandingkan Yamaha RX-K 135.

Selain itu Yamaha RX-King Cobra ini juga memiliki kode blok mesin Y1 dan Y2. Mesin tersebut diimport langsung secara utuh dari Jepang, tetapi untuk body, rangka, ban dan sebagainya dibuat dan dirakit di Indonesia.

Yamaha RX-King Master

Yamaha RX-King Master

Selanjutnya untuk generasi kedua biasa disebut Yamaha RX-King Master yang diproduksi antara tahun 1992 sampai 2001. Dalam sejumlah informasi model ini memiliki kode blok mesin Y1-74, atau kode produksi Yamaha Pulogadung Jakarta.

Dalam perkembangannya, Yamaha RX-King Master pada tahun 1997 menggunakan footstep belakang yang posisinya tidak lagi nempel di swing arm. Sementara pada versi sebelumnya, footstepnya masih menempel pada bagian armnya.

Yamaha New King

Yamaha New King

Selang beberapa tahun kemudian muncul Yamaha New King di tahun 2002, sampai dihentikan produksinya pada tahun 2008. Dan untuk edisi terakhir ini juga memiliki sejumlah kelebihan.

Berbeda dengan generasi sebelumnya edisi terakhir ini sudah tidak mempunyai asap sebanyak pendahulunya karena knalpot dilengkapi catalic converter dan sudah memenuhi standart EURO. Secara tampilan juga lebih modern dengan lampu bulat dan desain grafis baru yang menarik.

Loading