Sukses

Sama-sama di Eropa, Ternyata Metode Pembangunan Jalannya Berbeda!

Otosia.com Ada sebuah stereotip yang mengatakan bahwa orang berkulit putih, ekspatriat, bule, atau apapun orang Indonesia menyebutnya, akan selalu diidentikkan dengan kondisi ekonomi yang sudah sangat baik. Mengingat mereka berasal dari negara yang umumnya memang lebih maju daripada Indonesia.

Tapi ternyata tidak juga lho Otolovers, banyak riset mengatakan bahwa Indonesia sejatinya punya kondisi ekonomi yang tidak buruk-buruk amat jika dibandingkan beberapa negara Eropa. Dan tidak semua negara Eropa punya level progress yang sama, bahkan diantaranya mengalami stagnansi terutama untuk urusan lalu lintas.

Seperti video Dibawah ini otolovers, adalah perbandingan bagaimana pembangunan jalan di Eropa Timur dan di Eropa Barat terjadi. Sampel diambil dari sebuah proses pembangunan jalan di Rusia, dan sebuah proses pembangunan jalan di Belanda. Memang tidak semua negara baik di Eropa Timur atau Barat metodenya bisa dipukul rata, tapi tentu akan ada perbedaan hasil jalan yang amat jauh dari dua metode tersebut.

Keduanya sangat kontras, bahkan terkesan seperti ada kesenjangan yang cukup dalam. Bagaimana di sebagian negara di Eropa Timur masih menggunakan cara penambalan jalan yang sangat konvensional. Menggunakan molen cor, dak minim sekali dengan otomatisasi.

Sementara di Belanda, selain sudah lebih otomatis ternyata aspal yang dipergunakan adalah aspal hasil daur ulang. Konon katanya salah satu bahan yang dipergunakan adalah tisu toilet bekas sehingga mengurangi limbah yang tidak bisa didaur ulang secara alami. Mari disimak dulu prosesnya otolovers!

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/fjr)
Loading