Sukses

Kimi Raikkonen Ajak Diskusi Mahasiswa Soal Mobilitas Hemat Energi

Otosia.com Pebalap Formula 1 Kimi Raikkonen memberi semangat sekaligus masukkan kepada para Mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia agar lebih kreatif menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan di masa depan.

Kepada para mahasiswa peserta Shell Eco-Marathon Kimi Raikkone berdiskusi tentang pentingnya inovasi dan efisiensi serta bagaimana beragam ide cemerlang mengenai energi menggerakkan mobilitas masa depan.

Kimi Raikkonen berinteraksi dengan para mahasiswa peserta Shell Eco-marathon Asia 2016 dari Institute of Technical Education dan Nanyang Technological University di Singapura. Mereka berbagi ide mengenai inovasi teknis dan pengalaman selama ajang kompetisi antar mahasiswa.

“Saya selalu terkesan dengan kecanggihan mobil-mobil mahasiswa di ajang Shell Eco-marathon serta semangat para pembalap dan teknisi dalam merakit mobil. Saya sangat menikmati obrolan dengan semua tim hari ini dan berharap mereka mengukir hasil yang baik di ajang tahun berikutnya di Singapura,” kata Raikkonen, Juara Dunia Formula 1 tahun 2007 ini.

Pebalap Scuderia Ferrari Kimi Raikkonen berada di Singapura dan melakukan dialog interaktif dengan para mahasiswa peserta Shell Eco-marathon mengenai beragam solusi berkendara inovatif yang dapat menghasilkan performa di lintasan dengan keseimbangan kekuatan, performa dan efisiensi yang tepat.

“Seiring perubahan terbaru di Formula 1, efisiensi menjadi aspek yang semakin penting. Berdasarkan catatan terbaru, sebuah kendaraan dalam Shell Eco-marathon (SEM) akan dapat menuntaskan satu lintasan di Sirkuit Singapore Grand Prix hanya dengan seperlima sendok teh bahan bakar. Kami berharap para tim SEM kami akan tetap berinovasi untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar di lintasan,” ujar Colin Chin, Direktur Teknis Shell Eco-marathon Asia.

Shell Eco-marathon merupakan sebuah kompetisi unik yang menantang para mahasiswa untuk merancang, merakit, mengendarai dan bertanding untuk menciptakan kendaraan paling hemat energi di dunia.

Sejak pertamakali Shell Eco-marathon digelar di Asia pada tahun 2010, tim mahasiswa Indonesia tidak pernah absen untuk turut berkompetisi dan meraih prestasi. Pada awal Maret lalu, tujuh tim mahasiswa Indonesia kembali berhasil meraih penghargaan di ajang Shell Eco-marathon Asia 2016 yang digelar di Rizal Park Manila, Filipina.

Untuk tahun 2017, kompetisi Shell Eco-marathon Asia akan menjadi ajang pembuka untuk Festival Shell’s Make the Future Asian Edition di Singapura pada tanggal 16 -19 Maret 2017

 (kpl/nzr/rd)
Loading