Sukses

Modifikasi Grand Vitara Berkonsep Dub Style Bernilai 130 Juta

Otosia.com Melihat tampilan luar dari Grand Vitara 2010 hasil karya rumah modifikasi Bass Mekanik Bandung mungkin terkesan sederhana. Soalnya tak banyak perubahan yang dilakukan pada penampilan Grand Vitara oleh bengkel yang berlokasi di jalan Talaga Bodas No 43A, Bandung ini.

Namun begitu, ternyata modifikasi yang dilakukan menghabiskan dana sangat luar biasa, mencapai sekitar Rp 130 jutaan. Mengusung konsep Dub Style, Bass Mekanik bermain dengan penggunaan velg besar dan warna yang sering dipakai oleh tema tersebut.

Dub Style sendiri merupakan konsep yang mengejar tampilan mewah layaknya VIP Style. Hanya saja, konsep ini mendapat sentuhan lebih yaitu efek "bling-bling". Seperti apa modifikasi yang diterapkan, kita mulai dari eksterior dan kaki-kaki.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/fjr)

Eksterior dan kaki-kaki

Eksterior dan kaki-kaki

Gagah dan mewah, kesan tersebut didapat saat melihat perpaduan warna eksterior dan kaki-kaki mobil ini. Warna hitam tampak menyelubungi semua sisi bodi.

Usut punya usut, ternyata Bass Mekanik mengaplikasikan plastidip untuk mentrasformasi warna asli Grand Vitara menjadi hitam doff. Plastidip sendiri merupakan pewarnaan menggunakan cat berkarakter karet cair. Warna yang dihasilkan biasanya berupa doff atau matte (tidak mengkilap).

Untuk kaki-kaki, velg berukuran R22 yang berkarakter mewah disematkan. Ban Continental tipis pun disematkan guna meningkatkan kesan elegan.

- Body Full Plastidip Black Matte

 

- Velg Exe Pegasus R22

 

- Ban depan Continental 245/35/R22

 

- Ban belakang Continental 265/35/R22

 

Interior

Interior

Urusan kabin bagian dalam, Bass Mekanik tak banyak melakukan pengubahan. Beberapa komponen dibiarkan se-original mungkin, hanya saja seluruh panel seperti doortrim dan dashboard diberi pelapis Carbon Kevlar. Sehingga kesan mewah dan misterius bisa tercapai.

- Carbon Kevlar coating doortrim

- Carbon Kevlar coating dashboard

- Genuine leather Seat Grand Vitara

Audio

Audio

Sektor ini yang menjadi perhatian utama Bass Mekanik. Memanfaatkan kabin belakang yang luas, modifikasi audio dilakukan sampai menghabiskan dana sekitar Rp 80 jutaan.

Kotak audio kustom berwarna putih diletakkan sedemikian rupa di kabin belakang atau area bagasi. Kotak tersebut dibuat meninggi sampai menyentuh atap mobil, dimana perangkat komputer diletakkan di bagian tengah atas, yang kemudian dikelilingi speaker dan subwoofer.

Doortrim pintu belakang pun dimanfaatkan Bass Mekanik untuk menaruh speaker. Sedangkan di bagian depan, speaker 3-way dipakai untuk menghasilkan suara yang jernis dan jelas.

- Head Unit Pioneer 4350

 

- Speaker depan 3-way Scan Speak

 

- Speaker belakang Venom 4 set

 

- Subwoofer Venom Diablo Pro 12 inci 4 pieces

 

- Power Amplifier 4ch Venom Purple dan Venom Vertigo

 

- Monoblock ProKick 6000DL

 

- Processor Venom Pandora

 

- DJ Traktor Controller S4

 

- Mac Book Air

 

Loading