Sukses

Sistem Ganjil Genap Tidak Berlaku 24 Jam

Otosia.com Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono dalam diskusi "Mengurai Kemacetan Jakarta" menyebut bahwa aturan ganjil-genap tidak akan diterapkan 24 jam. Peraturan yang masih dalam tahap pembahasan ini hanya akan berlaku pukul 06.00-20.00 dan dari hari Senin hingga Jumat.

"Aturan ganjil genap tidak diterapkan selama 24 jam, tetapi hanya dari 06.00 sampai 08.00 malam," ujarnya. Ia juga menyebut bahwa peraturan ini diusulkan tidak berlaku untuk transportasi publik dan angkutan barang karena masyarakat memang diarahkan untuk menggunakan angkutan umum. Seperti transjakarta dan kendaraan-kendaraan di jalur pendukung.

Pembatasan ganjil-genap pun berdasarkan rencana tidak akan diterapkan untuk sepeda motor. Hal ini pernah dibicarakan dalam rapat bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo serta Wakil Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono dan juga Kepala Dishub DKI Udar Pristono di Balaikota DKI Jakarta.

"Mereka yang menggunakan sepeda motor kebanyakan adalah pekerja, tidak membutuhkan ruang jalan yang banyak. Sedangkan mobil punya mobilitas tinggi dan didominasi kalangan menengah ke atas," ungkap AKBP Wahyono. Dalam hal ini pun, pengguna sepeda motor dinilai tidak menjadi sumber kemacetan, mengingat kebutuhan ruang tersebut. Motor dinilai lebih condong menyebabkan kesemrawutan.

Sebagai gambaran, jumlah sepeda motor di Jakarta cukup tinggi. Data Polda Metro Jaya 2011 menunjukkan ada 5.313.995 sepeda motor. Sumber lain pun menyebut bahwa saat ini ada tambahan 1.400 sepeda motor setiap hari. Sementara itu, mobil bertambah 450 unit.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/why/abe)
Loading