Sukses

Sistem Ganjil - Genap Disesuaikan dengan Tanggal

Otosia.com Aturan ganjil - genap kembali diperjelas dengan informasi kesesuaian tanggal dan pelat nomor. Program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI, Udar Pristono.

"Nomornya akan dibedakan di pelat atau plasmanya. Misalnya, tanggal dengan angka ganjil seperti tanggal 1 untuk (pengendara dengan pelat nomor berangka) ganjil, tanggal 2 untuk yang genap," ungkapnya di Balaikota DKI Jakarta.

Pemerintah provinsi seperti disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan menambah jumlah kendaraan umum berupa mikrobus metromini - kopaja dan bus gandeng. Dia menyebut bahwa pada Januari nanti, pemerintahan akan menambah sekitar 200 bus gandeng yang akan ditambah 600 unit di masa berikutnya. Selain itu, akan ditambah juga 1.000 kopaja - metromini baru.

Menurutnya, masyarakat perlu diterangkan bahwa kebijakan ini untuk mendorong mereka menggunakan angkutan umum. Sekaligus dapat menghemat BBM, tidak konsumtif, serta cinta pada kota Jakarta.

Sistem pembatasan berdasarkan nomor pelat mobil ini pun tidak hanya bagi mereka yang memiliki mobil Jakarta atau berpelat B. Mobil-mobil dari daerah lain atau dengan pelat daerah lain yang masuk ke Jakarta akan dikenai peraturan yang sama.

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/why/bun)
Loading