Sukses

Indrasari Wisnu Wardhana Jadi Tersangka Ekspor Minyak Goreng, Tak Banyak Koleksi Mobil-Motor

Otosia.com, Jakarta Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen PLN Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana sebagai tersangka terkait kasus mafia minyak goreng.

Ia didufa terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada bulan Januari 2021 hingga Maret 2022.

"Tersangka ditetapkan empat orang. Yang pertama pejabat eselon I pada Kementerian Perdagangan bernama IWW, Direkrut Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan," tutur Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejagung yang dikutip dari Liputan6.com.

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Harta Indrasari

Terlepas dari kasus ini, Indrasari nyatanya merupakan pejabat yang memiliki harta melimpah. Berdasarkan laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dirilis di laman KPK, ia memiliki total kekayaan mencapai Rp4.487.912.637.

Total nilai hartanya ini didominasi tanah dan bangunan senilai Rp3.350.000.000. Kekayaan ini tersebar di Tangerang Selatan dan Bogor.

Motor dan Mobil

Meski memiliki jabatan penting dan harta melimpah, Indrasari tak banyak mengoleksi mobil atau motor. Tercatat ia hanya memiliki satu unit motor dan mobil.

Indrasari memiliki motor Honda Scoopy tahun 2016 senilai Rp10.500.000 dan mobil Honda Civic tahun 2017 senilai Rp435.000.000.

Kemudian ia masih memiliki harta bergerak lainnya Rp68.200.000, kas dan setara kas, Rp872.960.609, serta hutang Rp248.747.972.

Setahun Harta Jokowi Naik Rp7,8 Miliar, Ini Koleksi Mobil dan Motornya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja memperbarui harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 24 Februari 2022 lalu. Tercatat orang nomor 1 di Indonesia itu memiliki total kekayaan mencapai Rp71.471.446.189.

Artinya harta Jokowi dalam setahun naik hingga Rp7,8 miliar atau lebih tepatnya Rp7.854.510.371. Di tahun sebelumnya, 2021, harta Jokowi senilai Rp63.616.935.818. Sedangkan laporan tahun 2020 senilai Rp54.718.200.893.

Dalam LHKP terbarunya, Jokowi memiliki kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp59.445.696.000. Hartanya ini tersebar di Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Boyolali, dan Jakarta Selatan.

Sedangkan untuk koleksi motor dan mobil ia sama sekali tak memiliki kendaraan dengan tahun muda. Jokowi memiliki pikap Suzuki tahun 1997 senilai Rp10 juta dan 2 Isuzu Truk tahun 2002 dengan nilai Rp50 juta dan Rp35 juta.

Untuk mobil penumpang ia memiliki sedan Mercedes-Benz tahun 2004 senilai Rp140 juta, Nissan Grand Livina tahun 2010 senilai Rp70 juta, dan Nissan Juke tahun 2012 senilai Rp100 juta.

Kemudian ia masih memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp356.950.000, kas dan setara kas Rp11.511.130.292, serta hutang Rp309.330.103.

Loading