Sukses

Tak Kunjung Diperbaiki, Sekelompok Warga Nekat Berdoa di Jalan Berlubang

Otosia.com Jalan rusak bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Sambil menunggu perbaikan dari pemerintah, biasanya warga sekitar akan melakukan penambalan sederhana, serta memberi rambu-rambu peringatan.

Namun karena tak kunjung diperbaiki, tentu saja bisa membuat banyak warga marah dan melakukan protes. Seperti yang dilakukan oleh warga di Bengaluru, India. Sudah mengambil banyak langkah inisiatif dan proters, namun tidak pernah diindahkan oleh pihak berwenang.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

Mengutip dari The Indian Express pada Rabu (8/12/2021), penduduk setempat dari Bengaluru, India ini terpaksa melakukan puja lubang untuk menarik perhatian pihak berwenang. Penduduk menghiasi lubang-lubang itu dengan bunga, menyalakan dupa, dan melakukan ritual.

Berikut ulasan aksi warga lakukan puja doa jalan berlubang untuk menarik perhatian yang Liputan6.com kutip dari berbagai sumber, Rabu (8/12/2021).

Lakukan puja doa berlubang

Berdoa di jalan berlubang (Sumber: The Indian Express)

Mengutip dari The Indian Express pada Rabu (8/12/2021) para warga Bengaluru, India ini melakukan puja doa berlubang sambil ditemani oleh dua imam dan 25 penduduk sambil memanjatkan doa agar lubang tersebut tidak makin rusak dan mengambil korban jiwa.

Charles Campbell Road, Bengaluru, India telah menjadi ancaman bagi banyak pengguna jalan. Namun kondisi jalan makin jelek saat cuaca buruk yang datang belakangan ini. Hal ini pun menyebabkan permukaan jalan semakin retak dan makin sulit dilewati karena banyak sekali genangan air.

Pernah diperbaiki

Berdoa di jalan berlubang (Sumber: The Indian Express)

Warga Bengaluru telah melakukan berbagai bentuk protes sebelumnya untuk menarik perhatian pihak berwenang sebagai inisiatif untuk memperbaiki jalan. Namun, terlepas dari semua upaya yang dilakukan oleh para warga, tampaknya tidak ada yang berubah. Hingga saat ini kondisi jalan pun makin buruk dengan lebih dari 100 lubang di sepanjang jalan.

Mengutip dari The Indian Express, seorang warga menjelaskan bahwa sebenarnya jalan tersebut sudah diperbaiki. Namun karena kualitas aspal tidak sesuai standar, hasilnya pun tidak ada perbedaan.

Penulis: Muhammad Fahrur Safi"i

Sumber: Liputan6.com

Loading