Sukses

Setelah Mitsubishi, Ini Alasan Deta Group Kini Berjualan Mazda

Otosia.com Baru-baru ini PT Eurokars Motor Indonesia Indonesia (EMI) kembali meresmikan dealer terbarunya di Kawasan Jl. Raden Saleh No. 1, Jakarta Pusat. Tempat tersebut menjadi dealer ke-25 Mazda di seluruh Indonesia dan dealer ke-6 yang diresmikan EMI di tahun 2021.

Mazda Raden Saleh dioperasikan oleh PT Wahana Arthadinamika Selaras (WAS) yang berada di bawah naungan Deta Group. Yang menarik, Deta Group diketahui sebagai salah satu pemegang dealer terbesar Mitsubishi di Indonesia, sekaligus berjualan sepeda motor Yamaha.

Untuk mobil, Mitsubishi dan Mazda mempunyai target pasar yang berbeda. Deta Group memposisikan kedua merek ini untuk kelas masyarakat yang berlainan.

Dengan adanya perbedaan target pasar di antara kedua merek, apa alasan Deta Group kini ikut berjualan mobil Mazda? 

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/dit)

Melengkapi profil

Tempat servis mobil Mazda di diler Mazda Raden Saleh (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Dylan Tedja, President Director Deta Group memberikan alasan. Dia menyatakan, Deta Group sekarang memasarkan Mazda adalah untuk melengkapi target pasar penjualan mobil mereka.

"Merek kami yang sebelah (Mitsubishi), kami menyesar market low-mid dan sedikit up. Kami ingin melengkapi, di mana paling bawah kita ada motor, lalu ada di merek sebelah, dan Mazda ini melengkapi untuk bagian premium," ungkap Dylan, di sela-sela peresmian dealer Mazda Raden Saleh belum lama ini.

Next

Dylan menegaskan bahwa pilihan Deta untuk mulai memasarkan mobil Mazda terbilang penting, lantaran sebelumnya perusahaan ini tidak menjual kategori mobil premium.

"Untuk grup kita, Mazda ini sangat penting untuk melengkapi segmen mobil kami," tutupnya.

Eurokars Group

Sekadar informasi, saat ini Mazda Indonesia dipegang penuh oleh EMI. Eurokars sudah dipercayakan oleh Mazda Motor Indonesia (MMI) untuk menjadi dealer Mazda pada tahun 2007.

Bahkan, Eurokars Group telah menunjukkan rekam jejak yang baik sehingga berkelanjutan dengan pengambilalihan distribusi Mazda di Singapura pada tahun 2011 dan di tahun 2015, mereka berhasil mengangkat pasar Mazda di negara tersebut menjadi 9,2%.

Sejak MMI tidak lagi menjadi agen pemegang merek Mazda di Indonesia, seluruh operasional Mazda kini berada di bawah naungan EMI sampai sekarang.

Loading