Sukses

Dari Hobi Berbuah Rezeki, Pojok Otomotif Lazada Kunci Sukses Anak Negeri

Otosia.com Lazada Indonesia berupaya menjadi bagian penting dari industri dan kemajuan usaha mikro kecil menengah (UMKM) Indonesia, khususnya dalam sektor otomotif. Komitmen itu terwujud dari lahirnya kanal Pojok Otomotif, platform marketplace (jual-beli) daring yang mewadahi produk sekaligus kebutuhan domestik serba-serbi otomotif.

Pojok Otomotif mulai menggeliat Agustus 2021. Masih sangat belia umurnya, namun penuh gairah mengingat ia lahir dari indukan marketplace yang sudah tenar lama di Indonesia, Lazada.

Ceruk bisnis yang mereka target memang seksi dan menggiurkan; kala industri otomotif Indonesia tidak ada matinya. Sempat dihantam pandemi yang membuatnya luluh lantak, sektor ini perlahan bangkit, bahkan mendorong seluruh rantai yang memengaruhinya.

"Indonesia adalah salah satu negara produsen otomotif terbesar, baik dari industri utamanya, kita sebagai salah satu eksportir terbesar, bukan hanya di Asia Tenggara, bahkan beberapa model merek, kita sampai menuju ranah global. Tapi industri-industri lain juga akan terkena imbasnya yang positif. Industri pendukungnya seperti pelumas, spare part perlengkapan berkendara, itu pasti juga terkena imbasnya," terang Canggih Satriatama, VP, Commercial - Automotive, Lazada Indonesia dalam acara Ngovsan yang digelar Forwot, Jumat (10/12/2021).

Ngovsan Forwot bersama Pojok Otomotif Lazada (Forwot)

Itulah alasan Pojok Otomotif hadir, teriring harapan besar untuk membangkitkan kembali ekonomi dalam negeri.

"Kita kembalikan semangat industri otomotif yang ada di Indonesia dan juga masalah komersial yang kita bahas, tapi bagimana Lazada memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat, kepada republik ini, dan kita harapannya bisa memutar kembali roda ekonomi menjadi lebih baik lagi dan Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya selama pandemi," tambah Canggih.


UMKM Sebagai Mitra Terdepan

Pojok Otomotif Lazada Indonesia

Lazada tidak menutup mata bila ternyata 90% dari mitra seller yang aktif di platform mereka adalah UMKM. Bukan melulu soal meraup untung berjibun, tapi juga membentuk ekosistem yang sehat. Menggandeng UMKM adalah solusi yang real.

"Don"t put everything about commercial side, kita juga bisa berfokus bagaimana menumbuhkan ekosistem di Lazada yang sehat, tapi juga membantu temen-temen UMKM. Kita membantu menciptakan pasar yang sehat di mana permintaan barang dan ketersediaan barang yang disediakan oleh temen-temen seller UMKM ini bisa membantu kebutuhan temen-temen di Indonesia," lanjut Canggih.

Dari situlah awal terkuaknya fakta-fakta baru bahwa UMKM Indonesia punya potensi terpendam yang mestinya tidak didiamkan, bisa dieksplorasi, dikembangkan bahkan menjadi produsen yang mampu bersaing ketat di pasar global.

Pun secara domestik, kualitas produk UMKM tidak bisa dipandang sebelah mata meski bersaing dengan brand impor; malah sebenarnya jauh lebih menggiurkan dengan harga standar lokal.

"Kami menemukan beberapa hal yang cukup menarik. Harga barang yang dipasarkan dengan harga cukup bersaing, tapi kualitas luar biasa. Bahwa barang-barang yang dijual di Lazada itu, kualitasnya global, tapi harganya lokal," tukasnya.

Kurangnya exposure akan kualitas dalam negeri dan perlunya mencintai produk lokal yang kemudian menumbuhkan inisiasi lahirnya program Otomotif Anak Negeri.

Ya, Lazada serius menawarkan produk buatan anak negeri dengan campaign rutin mereka setiap bulannya. Bahkan tak tanggung-tanggung tersedia hadiah menarik untuk para pembeli.

Bisa dibilang Lazada bikin paket komplet yang belum pernah ditawarkan sebelumnya. Pembeli puas dengan barang berkualitas, harga merakyat plus berkesampatan mendapat hadiah, sedangkan penjual kian berkembanng, ekonomi lokal bangkit dan produk lokal kian diminati. Simbiosis yang salig menguntungkan.

"Di otomotif anak negeri kita ada program spesial. Untuk temen-temen yang membeli memiliki kesempatan untuk memenangkan unit sepeda motor. Sudah beli barang, dapet harga kompeitif, barangnya berkualitas dan berkesempatan untuk memenangkan motor (Yamaha Gear 125 Standard)," imbuhnya.

Selain itu, Lazada turut menawarkan diskon hingga 80% untuk suku cadang dan servis. Tak perlu lagi pusing soal ongkos kirim (ongkir) karena Lazada siap memberikan promo gratisan.

Untuk hadiah motor pun tidak hanya tersedia satu buah saja, tapi Lazada menyiapkan 12 motor yang diundi setiap bulan sampai Desember 2021.

Canggih kembali menekankan bila Lazada sudah memiliki sistemnya, tinggal mendorong UMKM untuk produktif, aktif dan mau belajar. Makanya mereka punya program-program khusus seperti Lazada University dan Rising Star untuk mengawal gerak para seller dari nol sampai berdikari.

Ada tiga indikator kesuksesan yang dipatok oleh mereka. Setidaknya, seller yang masih baru bangkit atau memulai usaha mampu menerka milestone of success yang ingin diraihnya.

"Prinsip kami berfokus pada tiga hal yaitu growth, profitability dan sustainability dari temen-temen. Dari temen-temen dari kami sebagai business consultant agar bagaimana temen-temen ini bisa tumbuh lagi, tapi bisnisnya bisa sustain," tegasnya lagi.

Pengalaman Menjadi Mitra Pojok Otomotif Lazada

Pojok Otomotif Lazada Indonesia

Nurrizki, owner toko Raja Spare Part di Lazada, punya pengalaman yang ia sadari mengubah hidupnya saat ini.

Belum genap setahun bergelut dengan jualan online lewat Lazada, pria asal Cirebon ini sering banjir pesanan hingga berulang kali kehabisan stok.

Nurrizki mengintip peluang besar jualan di Lazada dari hobinya yang doyan mengikuti dunia otomotif. Memang benar, dari hobi justru mendatangkan rezeki.

"Awalnya, lingkungan di sini kan kebanyakan jualan fesyen. Terus kemudian saya kan emang basiknya di otomotif, terus kami cobalah cari keberuntungan di Lazada gitu," terang Nurrizki.

Perjuangan Nurrizki tidak bisa dibilang mudah. Tiga bulan pertama baginya seperti penuh kehampaan, seperti seorang pria yang menantikan balasan cinta dari pujaan hati. Ya, penuh harap dan bila barang terjual, senangnya seperti pengakuan hati yang diterima.

Tiga bulan itu pula toko Nurrizki sepi pembeli. Ia mengakui tak tahu-menahu soal jual beli online, buta dengan yang harus ia perbuat dengan tokonya.

Nasibnya kemudian berubah tatkala Lazada meluncurkan program Rising Star. Support Lazada berupa pendidikan dan panduan mengembangkan bisnis itu rupanya terbukti sukses

Juga didukung semangat dan sikap yang telaten, toko Raja Spare Part yang menjajakan leher knalpot milik Nurrizki berubah laris manis. Bahkan ia kini punya tim produksi sendiri yang ia rekrut dari warga sekitar rumahnya.

"Timnya sekarang untuk bantu stok ada 7 orang. Kalau sama produksi 15 orang. Dari 3 orang jadi 15 orang," tambahnya.

Pegalaman serupa juga dialami oleh Aries, pemilik gerai Ghento King Shop.

Keputusannya untuk bergabung dengan Lazada pada Agustus 2020 berbuah manis. Pria yang sehari-hari berjualan spare part motor Yamaha RX King itu mengaku juga berjualan berdasarkan hobi.

"Jadi ini dari hobi yang membawa rejeki buat saya," ungkap Aries.

Pasar yang digeluti Aries terbilang segmented, hanya untuk pengguna RX King saja. Tapi justru itu yang bikin ia berkembang.

"Pada mulanya, konsumen saya hanya terbatas dari komunitas RX King di sekitar saya. Namun sejak bergabung dengan Lazada, market kami menjadi semakin luas, hingga kini, kami sering mengirim barang untuk para konsumen dari Sabang sampai Merauke," imbuh Aries.

Seller asal Cikarang ini mengaku sering keteteran bila Lazada mengeluarkan promo-promo untuk pembeli. Ia tidak jarang harus menyiapkan stok barang melimpah untuk mewadahi pesanan yang membludak.

Dari yang hanya 100 stok, Aries kini harus menyediakan 500 hingga 1.000 stok.

"Kita keteter di stok, biasanya stok untuk 100 sekarang bisa sampai 500 bisa 1.000 stok per item. Apalagi kalau ada event-event bulanan itu," ujarnya lagi.

Apa yang Beda dari Lazada?

Pojok Otomotif Lazada Indonesia

Canggih membeberkan sejumlah strategi bahwa mereka selalu ingin tumbuh dan mengikuti pasar. Tak jarang mereka harus berubah, untuk berjalan dengan selera pasar yang dinamis.

"Yang membedakan mungkin adalah kami tidak pernah berhenti tahu dari selera pasar. Selera pasar Indonesia ini cukup unik, di mana selera pasar itu selalu berubah," cerita dia.

Tim Lazada pun tak henti untuk mengukur ketertarikan pasar. Mereka tidak hanya melihat ketersediaan barang, tapi juga mengukur efektifitas display untuk menarik pembeli.

Oleh karena itu, diharapkan pembeli tidak akan tersesat mencari barang impian yang mereka inginkan.

Alasan itu relevan dengan pengakuan Nurrizki dan Aries yang bergelimang orderan sampai harus memeras otak untuk mengejar pesanan.

"Orderan itu setiap hari selalu meningkat gitu. Terus di Lazada kita itu bener-bener disupport kita yang mau belajar sampai kita ada income. Itu bener-bener membantu, kita tinggal enaknya aja semuanya disupport. Yang penting kita serius belajar," jabar Nurrizki.

Yang menarik lagi, simbiosis ini pun memicu rapor hijau Pojok Otomotif Lazada selama ini. Dibandingkan tahun lalu, seller otomotif meningkat tajam yang praktis membuat platform ini kian subur di Indonesia.

"Dibanding periode yang sama tahun lalu, kita itu meningkat sellernya sampai dua kali lipat. Belum lagi jumlah transaksinya. Dari bulan April (2021) dibandingkan tiga bulan terakhir itu bisa meningkat bahkan tiga kali lipat," tutup Canggih.

 

 

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/sdi)
Loading