Sukses

Hyundai Tutup Salah Satu Pabrik Demi Produksi Mobil Listrik

Otosia.com Memasuki era kendaraan listrik sejumlah merek otomotif ternama dunia dudah mulai melakukan proses transisi ke elektrifikasi. Salah satu proses menuju ke era electric vehicle (EV), di antaranya menyetop produksi sejumlah model berbahan bakar konvensional

Brand yang kini sudah mulai fokus ke arah elektrifikasi adalah Hyundai. Merek asal Korea Selatan sudah menyatakan akan berhenti menjual kendaraan dengan mesin pembakaran internal pada tahun 2035 di Eropa. Sedangkan Genesis akan menjadi all electric pada tahun 2030.

Sebagai bentuk keseriusan meggarap EV di masa depan, Hyundai akan menutup salah satu pabrik utamanya di Korea Selatan.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/dit)

Alih fungsi

Ilustrasi para pekerja di Namyang  R&D Center (Hyundai Motor)

Dikutip dari situs kedglobal.com, Hyundai Motor Co. telah menghentikan aktifitas pengembangan dan produksi mesin pembakaran internalnya di Hyundai KIA Namyang R&D Center di Hwaseong, Korea Selatan pada pekan lalu.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat riset dan pengembangan terkait kendaraan berbasis listrik.

"Saat ini, sudah tidak bisa dihindari untuk bertransisi ke elektrifikasi. Perkembangan mesin pembakaran internal kami merupakan capaian yang megah, namun kita harus mengubah sistemnya untuk membangun berbagai inovasi di masa yang akan datang, berdasarkan asset yang kita miliki saat ini," kata Park Chung-kook, Chief R&D Hyundai.

Next

Perlu diketahui bahwa mobil berbasis elektrik tidak memerlukan mesin dengan pembakaran internal atau pun transmisi. Mereka hanya membutuhkan baterai untuk menampung daya dan motor listrik sebagai penggerak roda.

Hyundai kemudian mengalihkan tenaga ahli di pabrik tersebut ke R&D lain untuk selanjutnya melakukan penelitian dan pengembangan EV secara bersama-sama.

Sementara beberapa lokasi, seperti Powertrain System Development dan Powertrain Performance Development Center, dialih fungsikan menjadi Electrification Test Center dan Electrification Performance Development Center.

Target penjualan meningkat

Hyundai Kona EV (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Pada tahun 2026 Hyundai Motor Co. dan KIA Co. menargetkan bisa menjual 1,7 juta unit kendaraan listrik secara global.

Diprediksi Hyundai akan menjadi pemain utama EV dan mendominasi pasar otomotif global pada tahun 2030.

"Tugas kami saat ini adalah merancang dan mengembangkan kendaraan yang bisa mendominasi pasar (mobil listrik) kelak. Penataan ulang yang kami lakukan saat ini menjadi titik awal penting untuk melakukan perubahan," ungkap Chang Jae-hoon, CEO & President of Hyundai Motor Corporation.

Loading