Sukses

Kencan Singkat Bersama Hyundai Creta, Begini Rasanya

Otosia.com Hyundai Creta diperkenalkan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) pada GIIAS 2021 lalu.

Melalui tagline spotlight in motion dan SUV yang dibuat di Indonesia ini menawarkan tampilan stylish dan rasa berkendara yang nyaman, cocok untuk kondisi jalan di Indonesia.

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/dit)

Next

HMID mengajak berbarapa awak media, termasuk Otosia.com untuk mencoba langsung Hyundai Creta di area test track dan jalanan umum, sekitar pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/1/2022).

Para jurnalis berkesempatan menjajal Hyundai Creta termahal, yakni tipe Prime. Varian ini dibekali beragam fitur mumpuni, mulai dari kenyamanan hingga keselamatan. Hyundai Creta Prime ini dibanderol Rp 399 juta.

Eksterior dan interior

Interior Hyundai Creta (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Pandangan perama, tampilan Hyundai Creta memang menggoda. Hal ini terlihat pada desain grill dengan DRL LED berbentuk Parametric Jewel, lampu belakang LED berbentuk boomerang dan desain bodi yang dinamis.

Hanya saja ada hal mengganjal pada sisi buritan. Andai saja sektor ini dibuat lebih panjang sedikit, dimensinya akan terlihat lebih proporsional.

Next

Untuk bagian interior, Creta sedikit menawarkan posisi mixed bag. Crossover perkotaan ini dilengkapi berbagai fitur mewah, seperti panoramic sunroof, pendingin kursi, speedometer digital, wireless charging dan lainnya.

Kami rasa SUV ini akan lebih premium jika disematkan banyak panel-panel empuk di sekitar dasbor, kamera 360, dan pintu bagasi otomatis, mengingat harganya yang cukup tinggi.

Uji di Test Track

Ilustrasi menjajal Hyundai Creta di test track (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Oke, langsung mebawanya "jalan-jalan". Pengetesan diawali dengan uji coba di test track Hyundai. Lintasan kecil itu berupa sepasang jalan lurus untuk menguji akselerasi dan pengereman, dua rute putar balik, dan satu tanjakan cukup curam untuk menguji kemampuan menanjak.

Dari segi akselerasi, Hyundai Creta lebih cocok untuk para pengemudi yang lebih calm and collected. Mesin 1.500cc dengan semburan daya 115 PS dan torsi 144 Nm bawaannya dengan mudah mendorong Creta ke kecepatan di atas 100 km/jam.

Next

Sebaliknya, bagi kaum pecinta sporty driving, Hyundai Creta bukanlah pilihan yang ideal. Meski menggunakan mode "S" untuk Sport dan berganti gigi secara manual melalui paddle shift, di atas 4.000 rpm mesin mengaung cukup keras namun tidak ada perubahan cukup signifikan dari segi akselerasi.

Maka dari itu, kami sarankan untuk para pembeli mobil ini untuk membiarkan tuas transmisi berada di posisi "D" dan berakselerasi seperti biasanya. Bahkan crossover ini dengan mudah melahap tanjakan, termasuk saat dalam kondisi diam.

Next

Sementara dari segi handling, Hyundai Creta ini tidak terlalu berbeda dengan pesaing sekelasnya.

Mobil ini masih mengalami gejala limbung, mengingat bodinya yang tinggi dan karakteristik suspensinya yang lembut. Kendati demikian, body roll mobil ini masih tergolong normal.

Uji di jalan raya

Sisi belakang Hyundai Creta (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Setelah memutari test track sebanyak dua kali. Tes berikutnya Creta diajak mengaspal di jalan raya di sekitar Cikarang. Rute ini dinilai cocok menguji Creta karena banyak terdapat  belokan 90 derajat dan trek lurus untuk mengetes akselerasi.

Lantaran lokasinya berada di kawasan industri Cikarang, permukaan jalan tentu saja didominasi cor-coran beton. Kebetulan saat menguji Creata, situasi jalan sedang padat oleh keberadaan truk-truk besar. Di sini kekedapan kabin diuji.

Next

Hasilnya kekedapan kabin Creta cukup senyap dan minim road noise dari kolong roda maupun deru kendaraan lain. Bukan berarti suara tidak masuk sama sekali, hanya saja Creta lebih sunyi dibanding kompetitor.

Selain suspensi Creta sanggup meredam guncangan dengan baik saat melewati jalan tidak rata. Hal ini kami coba saat menerjang satu lubang cukup dalam, di mana suspensi tidak memberikan efek sway naik turun yang kurang ideal.

Selain itu yang kami rasakan, kursi cukup empuk dan supportive. Ini menjadi nilai tambah lain bagi Creta dalam soal kenyamanan berkendara.

Konklusi

Hyundai Creta (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Setelah "kencan" singkat dengan Hyundai Creta, crossover ini cocok bagi mereka  yang mengutamakan driving refinement, dibanding driving pleasure. Dengan kata lain, peminangnya bisa mendapatkan sebuah SUV yang stylish sekaligus rasa berkendara yang nyaman.

Hyundai memang disiapkan untuk kondisi jalan di Indonesia. Dan kami setuju soal ini. Pasalnya selain dinamis,  kenyamanan tetap bisa didapat pada saat melintasi area urban maupun kontur jalan yang berbeda.

Next

Soal harga, banderol Hyundai Creta terbilang mahal dibanding pesaing terdekatnya. Sebut saja Wuling Almaz RS Pro 7 seater yang, saat ini, sekitar Rp 10 juta lebih murah dari varian Creta tertinggi.

Namun bisa jadi, kelak harga Creta lebih kompetitif jika konten lokalnya mencapai 80%, sebagai sebuah syarat penerima diskon PPnBM 100% permanen jika aturan yang diusulkan Kemenperin ini disetujui pemerintah.

Tentunya pengetesan singkat ini belum mencerminkan gambaran utuh dari keunggulan dan kelemahan Hyundai Creta. Tapi setidaknya pengetesan sebentar ini menjadi bahan pertimbangan awal sebelum berniat memboyong SUV Korea Selatan ini.

Loading